BANTEN — Roblox, platform game dengan 132 juta pengguna aktif harian, memperluas jangkauan kreatornya ke perangkat seluler. Melalui fitur Build yang baru diumumkan, pengguna iPhone dan iPad kini bisa membuat game sendiri menggunakan kecerdasan buatan (AI) langsung dari aplikasi Roblox. Sebelumnya, proses kreatif ini hanya bisa dilakukan lewat aplikasi Roblox Studio di komputer Mac atau PC.
Fitur Build mengandalkan sistem text-to-game. Pengguna cukup mengetikkan perintah dalam bentuk teks, dan AI akan menerjemahkannya menjadi game dasar yang bisa langsung dimainkan. Satu prompt sederhana sudah cukup untuk menghasilkan titik awal permainan, yang kemudian bisa diperluas melalui proses playtesting dan perintah tambahan.
Seluruh alur kerja, dari pembuatan hingga unggah ke platform Roblox, bisa diselesaikan dalam satu perangkat seluler. Konten yang dibuat lewat Build juga bisa diedit lebih lanjut menggunakan Roblox Studio di desktop, memberi fleksibilitas bagi kreator yang ingin menyempurnakan karyanya.
Roblox Build akan mulai digulirkan ke aplikasi Roblox versi mobile pada 28 Juli mendatang. Tahap awal berupa uji coba publik (public alpha) yang hanya tersedia untuk pengguna di Selandia Baru. Roblox berencana memperluas ketersediaan ke wilayah lain dalam beberapa bulan ke depan sambil terus menyempurnakan pengalaman pengguna.
Belum ada informasi resmi mengenai jadwal peluncuran di Indonesia. Namun, mengingat basis pengguna Roblox yang besar di Asia Tenggara, fitur ini kemungkinan akan menyusul dalam gelombang berikutnya.
Langkah ini membawa perubahan signifikan bagi ekosistem Roblox. Game buatan pengguna seperti Brookhaven RP, Adopt Me, dan Dress to Impress telah menjadi fenomena dengan jutaan pemain. Dengan hadirnya Build di perangkat seluler, hambatan teknis untuk menjadi kreator game Roblox berkurang drastis—tidak perlu lagi laptop atau PC gaming untuk memulai.
Roblox juga memperkenalkan alat AI baru untuk Roblox Studio versi desktop. Artinya, kreator di kedua platform—mobile dan desktop—mendapat tambahan fitur berbasis AI yang bisa mempercepat proses pengembangan game.
Fitur Build paling cocok bagi pemain Roblox yang ingin mencoba membuat game tanpa harus belajar coding atau scripting. Pendekatan berbasis prompt ini menurunkan kurva pembelajaran, sehingga pemula sekalipun bisa merasakan proses kreatif. Bagi kreator yang sudah terbiasa dengan Roblox Studio, Build bisa menjadi alat prototyping cepat sebelum menyempurnakan game di desktop.
Dengan 132 juta pengguna harian, potensi konten baru dari tangan pengguna seluler bisa mengubah peta permainan di platform ini. Yang perlu diingat, hasil Build masih berupa game dasar—kualitas akhir tetap bergantung pada seberapa jauh kreator mau mengembangkannya.