TANGERANG — Polresta Tangerang mengeluarkan imbauan tegas kepada warga yang akan menyaksikan pertandingan final Piala Dunia 2026. Masyarakat diminta tidak melakukan konvoi atau arak-arakan kendaraan setelah acara nonton bareng (nobar) usai.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah menegaskan, aktivitas konvoi berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan mengganggu ketertiban umum. Imbauan ini berlaku baik bagi warga yang menonton di rumah maupun di lokasi nobar yang disediakan pemerintah daerah.
Selain larangan konvoi, polisi juga melarang penonton membawa barang terlarang ke lokasi nobar. Barang-barang yang dilarang antara lain narkotika, minuman beralkohol, senjata tajam, dan benda berbahaya lainnya.
"Terutama bagi yang menggunakan kendaraan setelah pertandingan usai," ujar Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah dalam pernyataannya di Tangerang, Minggu.
Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Polresta Tangerang menyediakan fasilitas nobar gratis bagi warga. Acara digelar di Alun-alun Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang dan dimeriahkan dengan berbagai acara pendukung.
Kapolresta berharap masyarakat menjadikan momen final Piala Dunia ini sebagai hiburan yang mempererat kebersamaan. "Sepak bola adalah pemersatu. Jadikan final Piala Dunia ini sebagai hiburan dan momentum mempererat kebersamaan," katanya.
Pertandingan final Piala Dunia 2026 mempertemukan Argentina melawan Spanyol. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, pada pukul 02.00 WIB dini hari nanti.
Sepanjang sejarah Piala Dunia, kedua tim baru satu kali bertemu, yakni pada fase grup Piala Dunia 1966. Pertandingan ini juga rencananya akan dihadiri tiga kepala negara dari negara tuan rumah bersama, yaitu Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, dan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum.