LEBAK — Masyarakat di Kabupaten Lebak yang berencana beraktivitas di luar ruangan pada Kamis (30/7/2026) disarankan menyiapkan payung atau jas hujan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah tersebut akan mengalami hujan dengan intensitas ringan.
Kondisi ini kontras dengan wilayah tetangga, Kabupaten Pandeglang, yang diprediksi cerah berawan sepanjang hari. Perbedaan pola cuaca ini disebabkan oleh dinamika atmosfer lokal yang mempengaruhi distribusi awan di selatan Banten.
BMKG mencatat suhu udara di kedua wilayah berada pada kisaran yang hampir sama, yakni antara 24 hingga 33 derajat Celsius. Namun, tingkat kelembapan di Kabupaten Lebak tercatat lebih tinggi, mencapai 95 persen.
Tingkat kelembapan yang tinggi ini menjadi salah satu indikator utama potensi terbentuknya awan hujan. Kombinasi suhu hangat dan udara lembap di Lebak menciptakan kondisi yang mendukung terjadinya presipitasi, meskipun dalam skala ringan.
Hujan ringan yang diprediksi terjadi di Lebak diperkirakan tidak akan mengganggu aktivitas utama warga secara signifikan. Meski demikian, pengendara kendaraan roda dua diimbau untuk lebih waspada terhadap jalanan yang mungkin menjadi licin, terutama di kawasan perbukitan atau jalur menuju Rangkasbitung.
Bagi petani di wilayah Lebak, hujan ringan justru dapat menjadi berkah untuk menyiram tanaman palawija dan padi yang memasuki masa pertumbuhan. Sementara itu, cuaca cerah di Pandeglang dinilai ideal untuk aktivitas pariwisata di kawasan pesisir seperti Tanjung Lesung dan Pantai Carita.
BMKG biasanya merilis prakiraan cuaca harian untuk seluruh wilayah Indonesia, termasuk Banten. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dari kanal BMKG guna mendapatkan update terkini, mengingat kondisi cuaca dapat berubah dengan cepat, terutama di musim pancaroba.