GIIAS 2026 di ICE BSD Tangerang Berjalan Lancar, PLN UID Banten Siagakan 142 Personel dan Gardu Bergerak

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 18:44:31 WIB
Petugas PLN UID Banten memantau sistem kelistrikan di area GIIAS 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten.

TANGERANG — Rangkaian pembukaan GIIAS 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, berjalan mulus tanpa kendala pasokan energi. PLN UID Banten memastikan seluruh sistem kelistrikan beroperasi normal sejak sesi VIP Day hingga acara resmi dibuka Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

General Manager PLN UID Banten Tonny Bellamy mengungkapkan, pengamanan berlapis telah disiapkan jauh hari sebelum pameran dibuka. Skema itu terbukti efektif menjaga stabilitas daya di tengah padatnya aktivitas pameran yang memasuki edisi ke-33 tersebut.

Dukungan Daya untuk Ratusan Booth dan Perangkat Multimedia

Kebutuhan listrik di area pameran tidak hanya untuk pencahayaan, tetapi juga memasok operasional booth, perangkat multimedia, hingga fasilitas pendukung lainnya. Tonny menegaskan, keandalan energi menjadi fondasi kenyamanan bagi penyelenggara, peserta, dan pengunjung.

"Alhamdulillah, sejak rangkaian persiapan hingga pembukaan GIIAS 2026 hari ini, pasokan listrik di seluruh area pameran terjaga dengan baik. Seluruh sistem bekerja sesuai skema yang telah disiapkan dan personel terus melakukan pengawalan di titik-titik strategis," ujar Tonny dalam keterangan resminya.

Ia menambahkan, penyelenggaraan tahun ini menjadi momentum penting karena seluruh kebutuhan listrik utama GIIAS dipasok melalui sistem kelistrikan PLN. Hal tersebut sekaligus membuktikan kapabilitas perusahaan dalam menopang event berskala besar dengan kebutuhan daya yang beragam.

Armada Siaga: SPKLU Mobile hingga Uninterruptible Power Supply

Untuk memastikan pasokan tetap stabil, PLN UID Banten menyiagakan 92 petugas teknik dan 50 petugas piket tenant. Mereka tersebar dari pusat pengatur distribusi hingga titik-titik krusial di dalam area ICE BSD.

Dukungan peralatan juga disiapkan, antara lain dua unit Uninterruptible Power Supply berkapasitas 300 kVA dan 100 kVA. Selain itu, dua Unit Gardu Bergerak berkapasitas masing-masing 630 kVA serta dua unit SPKLU Mobile berkapasitas 180 kVA dan 120 kVA disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan daya.

Koordinasi Lintas Unit dan Pengawalan 24 Jam

Kesiapan alat bukan satu-satunya fokus. Tonny menekankan pentingnya koordinasi lintas unit dan pemantauan sistem berkelanjutan. Kolaborasi melibatkan PLN UP3 Serpong, PLN UP2D Banten, UPT Gandul, PLN Electricity Services UP5 Jakarta Banten, serta pengelola ICE BSD.

"Pengawalan akan terus dilakukan selama 24 jam hingga GIIAS 2026 berakhir. Kami ingin memastikan peserta dan pengunjung dapat menjalani seluruh rangkaian pameran dengan nyaman, sementara keandalan listrik tetap kami jaga dari balik layar," tutup Tonny.

Dengan jaminan pasokan yang stabil, GIIAS 2026 diharapkan menjadi ruang optimal bagi perkembangan industri otomotif dan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. PLN UID Banten berkomitmen memperkuat pengawasan hingga pameran resmi ditutup.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top