Pemkot Tangsel Siapkan Paskibraka hingga Tasyakuran untuk HUT Ke-81 RI, Upacara Dipusatkan di Yonkav 9

Penulis: Chandra Kusuma  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:59:32 WIB
Pemkot Tangsel memusatkan upacara puncak HUT Ke-81 RI di Markas Yonkav 9.

TANGERANG SELATAN — Rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tidak hanya akan berpusat pada upacara seremonial. Pemerintah kota merancang agenda ini sebagai momentum refleksi sejarah dan penguatan persatuan, dengan melibatkan lintas elemen masyarakat hingga aparat keamanan.

Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum Kota Tangsel, Dandi Prayantara, menegaskan bahwa koordinasi antara perangkat daerah, TNI, Polri, dan Forkopimda terus diperkuat. Targetnya, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan khidmat.

“Seluruh rangkaian kegiatan sedang kami persiapkan secara maksimal. Kami ingin peringatan Hari Kemerdekaan tahun ini berlangsung khidmat, tertib, dan mampu menumbuhkan semangat nasionalisme serta memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat,” ujar Dandi, Rabu (5/8/2026).

Upacara 17 Agustus di Markas Yonkav 9

Keputusan memindahkan lokasi upacara puncak ke Markas Batalyon Kavaleri 9 menjadi salah satu pembeda peringatan tahun ini. Langkah ini dinilai sebagai bentuk penghormatan kepada institusi TNI sekaligus pengingat perjuangan para pahlawan.

Dandi menyebut kolaborasi lintas institusi ini merupakan bagian penting dalam menjaga semangat persatuan. Sinergi antara sipil dan militer diharapkan memberi pesan kuat tentang kebersamaan dalam memperingati hari bersejarah bangsa.

Pembinaan Intensif Paskibraka Tangsel

Menjelang puncak acara, puluhan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tangsel terus menjalani latihan fisik dan mental secara intensif. Mereka adalah putra-putri terbaik daerah yang telah melewati seleksi ketat.

Sebelum bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih, mereka akan menjalani prosesi pengukuhan. Agenda ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi dan tanggung jawab yang diemban para anggota Paskibraka pada upacara 17 Agustus mendatang.

Renungan Suci hingga Tasyakuran Bersama

Selain upacara kenegaraan, pemerintah kota akan menggelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci untuk mengenang jasa para pahlawan. Kegiatan ini dirancang sebagai momen refleksi agar semangat pengorbanan pendahulu terus diwariskan kepada generasi muda.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan tasyakuran yang melibatkan Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan. Momen kebersamaan ini diharapkan mempererat hubungan antara pemerintah dan warga dalam membangun Tangsel.

Mengisi Kemerdekaan dengan Karya dan Gotong Royong

Dandi mengajak seluruh warga menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai pengingat untuk terus berkontribusi bagi daerah. Menurutnya, makna kemerdekaan harus dihidupkan melalui karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Kami ingin momentum Hari Kemerdekaan ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus mengisi kemerdekaan dengan karya, prestasi, gotong royong, dan semangat persatuan,” kata Dandi.

Pemerintah kota meyakini penguatan nasionalisme tidak cukup hanya melalui upacara bendera. Partisipasi aktif warga dalam menjaga kerukunan, menghormati keberagaman, dan mendukung pembangunan daerah menjadi kunci utama mewujudkan Indonesia yang semakin maju.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: persepsi.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top