22 Mahasiswa KKN UMT Paparkan Enam Program Kerja ke Lurah Sukamulya, Termasuk Literasi Digital dan Pengolahan Sampah

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21:31 WIB
Mahasiswa KKN UMT memaparkan enam program kerja kepada Lurah Sukamulya di Kecamatan Cikupa, Tangerang.

TANGERANG — Enam program kerja dijalankan mahasiswa KKN UMT selama mengabdi di Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa. Program tersebut disusun berdasarkan analisis kebutuhan masyarakat setempat dan dipaparkan langsung di hadapan lurah beserta jajaran staf kelurahan.

Lurah Sukamulya Sony Rahmat Sanjaya mengapresiasi kontribusi mahasiswa yang dinilai membawa dampak positif. Ia menyebut laporan dari sejumlah Ketua RT dan RW menunjukkan kegiatan mahasiswa berjalan baik di tengah masyarakat.

"Berakhirnya masa KKN bukan berarti berakhir pula silaturahmi. Kami berharap mahasiswa tetap dapat berkunjung dan menjaga hubungan baik dengan Kelurahan Sukamulya," ujarnya.

Enam Program Kerja yang Dijalankan Mahasiswa KKN UMT

Program pertama adalah edukasi "Bijak Bermedia Sosial" yang menyasar siswa kelas VII SMP Negeri 2 Cikupa pada 30 Juli 2026. Materi yang disampaikan mencakup etika digital, keamanan bermedia sosial, dampak psikologis, hingga aspek hukum perundungan siber.

Program kedua, KURASAKI atau "Kurangi Sampah Sekitar Kita", diarahkan untuk membangun kesadaran siswa dalam pengurangan, pemilahan, dan pengolahan sampah di sekolah yang memiliki lebih dari 1.200 siswa tersebut.

Untuk anak usia dini, mahasiswa menggunakan pendekatan visual melalui lomba mewarnai. Metode ini dipilih karena anak usia 4-6 tahun lebih mudah memahami konsep kebersihan lingkungan melalui media konkret.

Di bidang keagamaan, mahasiswa menyalurkan Al-Qur'an ke tempat ibadah dan majelis di Kelurahan Sukamulya. Program ini bertujuan memperbarui sarana belajar Al-Qur'an sekaligus mendorong budaya literasi keagamaan masyarakat.

Dua program lainnya adalah penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk mendukung lingkungan sehat, serta pendampingan UMKM dalam pembuatan desain kemasan dan branding digital memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence.

Luaran Berupa Buku Pedoman dan Proses ISBN

Selain kegiatan lapangan, mahasiswa menghasilkan sejumlah luaran berupa buku pedoman sosialisasi cyberbullying, buku panduan KURASAKI, dan buku promosi UMKM. Berdasarkan notulen kegiatan, dua buku telah diproses hingga tahap pendaftaran ISBN dan direncanakan didistribusikan ke sekolah serta pihak yang membutuhkan.

Dalam pemaparan tersebut, mahasiswa juga membahas gagasan pengabdian lanjutan berupa pengembangan Geographic Information System (GIS) dan Smart Village untuk memetakan lokasi UMKM dan potensi industri di Kelurahan Sukamulya.

Kendala dan Rencana Keberlanjutan Program

Dosen Pembimbing Lapangan KKN UMT, Ir. Fauyhi Eko Nugroho, menyampaikan apresiasi atas sambutan kelurahan dan dukungan masyarakat selama mahasiswa menjalankan program. Dukungan aktif datang dari warga, Karang Taruna, serta para Ketua RT dan RW.

Sejumlah kendala turut menjadi bahan evaluasi. Salah satunya terkait pengadaan Al-Qur'an yang mengalami keterbatasan kuota. Dari rencana awal 100 eksemplar, baru 20 eksemplar yang berhasil direalisasikan karena stok harus dibagi untuk seluruh kelurahan.

Program GIS dan Smart Village yang sempat mulai dikerjakan juga menghadapi kendala akses server dan administrasi publik yang membutuhkan proses perizinan. Rencana pengembangannya akan dilanjutkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dosen pada semester berikutnya.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: bantensatu.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top