KOTA TANGERANG — Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan bahwa kemajuan sebuah kota tidak bisa hanya diukur dari pembangunan fisik semata. Menurutnya, penguatan karakter masyarakat melalui nilai keagamaan merupakan fondasi yang sama pentingnya dengan infrastruktur dalam membangun peradaban urban.
"Akhlak Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang jujur, amanah, peduli, saling menghormati, dan senantiasa membawa manfaat bagi sesama. Nilai-nilai inilah yang perlu terus ditanamkan dalam keluarga dan kehidupan bermasyarakat," ujar Sachrudin di hadapan jemaah.
Sachrudin menilai majelis taklim memiliki peran vital dalam pembinaan keluarga urban di tengah derasnya arus informasi. Ia menyebut sebagian besar anggota Format AK merupakan ibu-ibu yang berperan sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya.
"Ibu memiliki peran penting sebagai madrasah pertama dalam keluarga. Karena itu, nilai agama, akhlak, dan keteladanan perlu terus ditanamkan kepada generasi penerus," tuturnya.
Wali kota menggarisbawahi bahwa kualitas sumber daya manusia di masa depan sangat ditentukan oleh bagaimana nilai-nilai kebaikan ditanamkan sejak dini di lingkungan rumah tangga.
Di usia organisasi yang menginjak satu dekade lebih, Sachrudin berharap Format AK semakin solid dan mandiri dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Pemerintah kota mendorong agar kegiatan pembinaan yang dijalankan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menyentuh persoalan sosial konkret yang dihadapi warga.
"Saya berharap Format AK semakin solid, mandiri, dan bermanfaat bagi umat. Terus hadir menjawab kebutuhan masyarakat, menanamkan nilai-nilai kebaikan, serta menjadi bekal untuk membangun keluarga yang harmonis dan generasi penerus yang berakhlak," katanya.
Sinergi antara pemerintah, ulama, dan majelis taklim dinilai menjadi kunci keberhasilan pembinaan keagamaan di tingkat akar rumput. Wali kota mengajak seluruh elemen bergotong royong menjaga kohesi sosial.
Sachrudin memberikan apresiasi atas konsistensi Format AK selama 12 tahun terakhir dalam menjaga silaturahmi dan menjalankan program pembinaan keagamaan, termasuk agenda kepedulian sosial yang menjangkau warga kurang mampu.
"Mari kita terus eratkan sinergi antara pemerintah, ulama, majelis taklim, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan kebersamaan, insya Allah nilai-nilai kebaikan dapat terus tumbuh dari keluarga dan menjadi bekal bagi generasi penerus," pungkas Sachrudin.
Kegiatan peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya Al-A'zhom tersebut turut dihadiri pengurus Forum Majelis Ta'lim Akhlakul Karimah serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat Kota Tangerang.