Dinas Kesehatan Kota Tangerang mencatat 203.271 siswa telah mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga akhir Agustus. Angka ini setara 59,4 persen dari total sasaran 342.310 pelajar SD, SMP, dan SMA atau sederajat.
Pemeriksaan yang menyasar kesehatan dasar ini mengungkap sejumlah temuan yang perlu diwaspadai. Pada kelompok usia di atas 15 tahun, dislipidemia menjadi gangguan yang paling banyak ditemukan, yaitu sebesar 59,02 persen.
Selain itu, prevalensi obesitas tercatat mencapai 21,28 persen. Dinas Kesehatan juga menemukan kasus gangguan metabolisme glukosa sebesar 12,85 persen dan hipertensi pada 3,2 persen pelajar.
dr. Dini menegaskan temuan tersebut merupakan sinyal bahaya jangka panjang. "Temuan tersebut menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, stroke, serta penyakit tidak menular lainnya," katanya.
Pihaknya pun mendorong sekolah dan orang tua untuk tidak berhenti pada tahap pemeriksaan. "Karena itu, masyarakat didorong untuk tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga menerapkan pola hidup sehat dan meningkatkan aktivitas fisik," imbuh dr. Dini.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan Kota Tangerang memastikan hasil skrining tidak berakhir di meja administrasi. Jika ditemukan masalah kesehatan, pelajar akan langsung dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.