TANGGERANG SELATAN — World Cleanup Day (WCD) Banten menggelar aksi bersih lingkungan di Kampung Mantul, Dadap Timur, Tangerang Selatan, Minggu (20/9/2026). Dari kegiatan itu, 59 kilogram sampah berhasil dikumpulkan, dipilah, lalu disalurkan ke proses daur ulang.
Leader WCD Banten, Lufianto yang akrab disapa Ka Fian, menegaskan kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan. Menurut dia, ada pesan lebih penting yang ingin disampaikan kepada masyarakat soal cara memperlakukan sampah.
"World Cleanup Day bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan. Kami ingin mengajak masyarakat memahami sampah harus dipilah dan dikelola sejak dari sumbernya. Perubahan besar dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan bersama-sama," ujar Ka Fian.
Aksi ini melibatkan ReBloom, Bank Sampah Jaya DanaKirti, siswa SMA St. Johannes Berchmans PIK2 Kabupaten Tangerang, dan pelajar dari sejumlah sekolah di Tangerang Selatan. Warga Kampung Dadap Timur, BINUS University, Sinar Mas Land, serta sejumlah mitra pendukung juga ikut ambil bagian.
Rangkaian kegiatan dibuka dengan praktik pemilahan sampah anorganik bersama anak-anak. Peserta lantas mengikuti EcoRead lewat kegiatan membaca, storytelling, permainan, dan aktivitas kreatif bertema lingkungan.
Edukasi pengelolaan sampah menyasar ibu-ibu Kampung Dadap Timur melalui kegiatan Ngompos Pot. Mereka diperkenalkan cara sederhana mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos menggunakan pot.
Setelah rangkaian edukasi selesai, peserta turun ke sekitar lokasi untuk aksi clean-up. Sampah yang terkumpul dipilah lebih dulu sebelum disalurkan ke proses daur ulang.
Kepala Lingkungan CSR Sinar Mas Land, Ali Samson Pane, mengapresiasi kegiatan WCD Banten. Menurut dia, aksi ini turut membangun kesadaran masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.
"Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan, tidak hanya dalam bidang lingkungan, tetapi juga pendidikan dan UMKM. Dengan kerja sama yang berkelanjutan, kita dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," ujar Ali.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan BINUS University yang diwakili Ikhsan Modjo. Hasan bertindak sebagai tuan rumah, sementara Suparman menjabat Ketua RT 04 Kampung Dadap Timur. Kolaborasi ini menyatukan komunitas, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat dalam pengelolaan sampah.