Bulu Tangkis Beregu Putra Sumbang Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026

Penulis: Endra Sanjaya  •  Kamis, 24 September 2026 | 20:37:02 WIB
Tim beregu putra bulu tangkis Indonesia meraih medali emas pertama kontingen di Asian Games 2026.

BANTEN — Tim beregu putra bulu tangkis Indonesia memastikan medali emas pertama kontingen Merah Putih di Asian Games 2026 setelah menaklukkan China 3-2 di partai final. Moh Zaki Ubaidillah menjadi penentu kemenangan dramatis lewat duel lima gim yang berlangsung di Ichinomiya City Sports Gymnasium, Kamis (24/9).

Kemenangan Indonesia atas China lahir dari comeback yang nyaris mustahil. Sempat tertinggal 0-2, tim beregu putra bangkit lewat tiga partai tersisa untuk membalikkan keadaan sekaligus mengunci emas pertama kontingen di ajang ini.

Jonatan Christie dan Ganda Fajar/Shohibul Tumbang Lebih Dulu

Dua partai pembuka berjalan pahit bagi Indonesia. Jonatan Christie harus mengakui keunggulan lawan di partai pertama, disusul pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang juga gagal menyumbang poin. China pun unggul cepat 2-0.

Alwi Farhan dan Leo/Daniel Hidupkan Asa

Tekanan berat justru melahirkan perlawanan. Alwi Farhan memangkas ketertinggalan menjadi 1-2, lalu pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menyamakan kedudukan 2-2. Dua kemenangan itu memaksa final ditentukan di partai kelima.

Moh Zaki Ubaidillah Tutup Laga dengan Kemenangan 23-21, 21-13

Ubed, sapaan akrabnya, tampil tenang menghadapi Weng Hongyang. Gim pertama berlangsung ketat sebelum ia menutupnya 23-21, kemudian mendominasi gim kedua 21-13 untuk memastikan emas bagi Indonesia.

Hasil ini membuat Indonesia menyamai perolehan Singapura, Filipina, Myanmar, dan Vietnam yang juga telah mengemas satu emas di Asian Games 2026.

Mengulang Capaian Asian Games 1998

Gelar beregu putra kali ini mengulang prestasi Indonesia di Asian Games 1998. Ketika itu, tim yang diperkuat legenda seperti Rexy Mainaky dan Taufik Hidayat juga merebut emas di nomor yang sama.

Kemenangan di Ichinomiya City Sports Gymnasium menegaskan kedalaman skuad beregu putra Indonesia, yang mampu bangkit meski tertinggal dua partai lebih dulu melawan tuan rumah unggulan.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top