BANTEN — Sebanyak delapan negara Timur Tengah mencatat kerusakan pangkalan militer Amerika Serikat akibat serangan rudal dan drone Iran sejak perang pecah 28 Februari 2026. Laporan Inspektur Jenderal Departemen Pertahanan AS kepada Kongres menyebut Komando Pusat AS melaporkan serangan ke pangkalan di Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Irak, Oman, dan Yordania. Foto-foto personel militer AS yang dirilis CBS News memperlihatkan bangunan, barak, kendaraan darat, hingga pesawat militer rusak di sejumlah lokasi.
Kerusakan paling mencolok terlihat di Pangkalan Udara Pangeran Sultan, Arab Saudi. Sebuah pesawat mata-mata Boeing E-3 Sentry mengalami kerusakan parah — bagian ekornya terlepas dari badan pesawat yang hangus terbakar.
Selain pesawat, foto lain memperlihatkan bangunan dan barak yang rusak di sekitar penghalang beton T-wall. Penghalang itu biasa digunakan untuk melindungi personel dari granat dan tembakan mortir.
Laporan kepada Kongres merinci delapan negara yang pangkalan AS-nya terdampak: Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Irak, Oman, dan Yordania. Sebagian besar negara itu menampung fasilitas militer strategis AS di kawasan Teluk dan sekitarnya.
Serangan berlangsung sejak perang pecah pada 28 Februari 2026. Hingga laporan itu disusun, belum ada rincian resmi soal jumlah personel yang menjadi korban maupun total nilai kerugian material.
Iran mengklaim tidak satu pun pangkalan militer AS di Teluk yang masih beroperasi setelah diserang. Klaim itu belum bisa diverifikasi independen, sementara militer AS belum merilis pernyataan resmi soal status operasional pangkalan-pangkalan tersebut.
Seorang prajurit AS menggambarkan dampak serangan dengan bahasa keras. "Wajah kami seperti ditampar," ujarnya, seperti dikutip dalam laporan tersebut.
Penutup: Rilis foto oleh CBS News menandai pertama kalinya dokumentasi visual kerusakan pangkalan AS di Timur Tengah dipublikasikan sejak konflik meletus. Seberapa besar dampak serangan ini terhadap kemampuan operasional militer AS di kawasan masih menjadi pertanyaan yang belum terjawab.