Lionel Messi menutup kariernya di tim nasional Argentina dengan satu gol dan dua assist saat skuad Tango mengalahkan Benin 3-0 dalam laga persahabatan FIFA di Stadion Monumental Antonio Vespucio Liberti, Buenos Aires. Penalti pada menit ke-71 memastikan kemenangan sekaligus mengakhiri petualangan kapten berusia 39 tahun itu bersama Argentina setelah 208 pertandingan sejak 2005. Messi tampil penuh dan menangis saat lagu kebangsaan Argentina dikumandangkan sebelum laga.
JAKARTA — Nicolas Otamendi membuka keunggulan Argentina pada menit ke-48 lewat sepakan sudut Lionel Messi yang dikonversi menjadi gol. Nico Paz menggandakan skor pada menit ke-61 setelah menerima umpan Messi dan melepaskan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti yang tidak bisa dijangkau kiper Benin, Marcel Souke Dandjinou.
Gol penutup lahir dari titik putih. Agustin Giay dilanggar di kotak terlarang pada menit ke-68, dan sekitar tiga menit kemudian Messi maju sebagai eksekutor setelah tim medis keluar lapangan usai memberikan perawatan.
Bola masuk, Messi langsung dipeluk seluruh anggota tim Argentina. Skor 3-0 bertahan sampai peluit panjang berbunyi.
Messi memimpin serangan Argentina dari menit pertama. Beberapa peluang tercipta untuk kedua kesebelasan, tetapi babak pertama berakhir tanpa gol.
Pesepak bola berusia 39 tahun itu tampil penuh. Sebelum laga, ia menangis saat lagu kebangsaan Argentina dikumandangkan.
Messi merampungkan karier di tim Tango dengan koleksi 126 gol dan 67 assist dari 208 pertandingan. Torehan itu menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak timnas Argentina, jauh di atas peringkat kedua, Gabriel Batistuta, dengan 56 gol.
Sejumlah trofi bergengsi turut dipersembahkan Messi untuk negaranya, termasuk Piala Dunia 2022, Copa America 2021 dan 2024, serta Finalissima 2022.
Di level junior, pemain yang kini memperkuat Inter Miami di Major League Soccer (MLS) itu membantu Argentina meraih status kampiun Piala Dunia U20 2005 dan medali emas Olimpiade 2008 di Beijing, China.