Pencarian

Kemnaker Gratiskan Sertifikasi BNSP bagi Alumni MagangHub, Target 150.000 Peserta pada 2026

Minggu, 31 Mei 2026 • 16:04:01 WIB
Kemnaker Gratiskan Sertifikasi BNSP bagi Alumni MagangHub, Target 150.000 Peserta pada 2026
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan sertifikasi BNSP gratis bagi alumni MagangHub untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja.

BANTEN — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan sertifikasi kompetensi merupakan komponen krusial yang harus dimiliki alumni MagangHub, melengkapi sertifikat kelulusan program pemagangan. Ia menegaskan pengakuan formal ini menjadi bukti valid atas keterampilan peserta, sehingga memudahkan mereka diserap oleh industri.

“Pemerintah memfasilitasi sertifikasi bagi peserta MagangHub yang telah menyelesaikan program pemagangan guna meningkatkan daya saing tenaga kerja,” kata Yassierli dalam keterangan tertulis, Minggu (31/5).

15 Skema Sertifikasi dan Jaringan Uji di 21 Lokasi

Alumni program tersebut dapat mendaftar secara daring dan memilih satu dari 15 skema sertifikasi yang tersedia. Pemilihan skema disesuaikan dengan bidang serta pengalaman kerja yang diperoleh selama magang.

Setelah pendaftaran, peserta akan menjalani uji kompetensi secara tatap muka di 21 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang berada dalam jaringan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemnaker. “Setelah mendaftar secara online, pelaksanaan uji kompetensi dilakukan secara offline atau tatap muka di 21 Lembaga Sertifikasi Profesi melalui jaringan UPTP Kemnaker yang tersebar di berbagai daerah,” ujar Yassierli.

Dari 21 UPTP tersebut, enam di antaranya adalah Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) yang berlokasi di Bandung, Bekasi, Makassar, Medan, Semarang, dan Serang. Sisanya, 15 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), tersebar di Ambon, Banda Aceh, Bandung Barat, Bantaeng, Banyuwangi, Belitung, Kendari, Lombok Timur, Padang, Pangkep, Samarinda, Sidoarjo, Sorong, Surakarta, dan Ternate.

Integrasi Sertifikasi untuk Capai Target 150.000 Peserta

Yassierli menegaskan seluruh proses sertifikasi bagi alumni MagangHub tidak dipungut biaya sepeser pun. “Sertifikasi tersebut menjadi bukti valid atas keterampilan yang dikuasai sehingga memudahkan peserta untuk diserap oleh industri,” katanya.

Saat ini Kemnaker tengah memperluas Program MagangHub 2026 dengan target menjangkau hingga 150.000 peserta. Untuk mendukung target tersebut, proses penyelesaian program kini diintegrasikan dengan sertifikasi kompetensi. Langkah ini diharapkan menghasilkan lulusan yang lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.

“Penting bagi lulusan MagangHub untuk memiliki sertifikasi kompetensi sebagai pengakuan formal atas keterampilan yang dimiliki, sekaligus memperkuat posisi mereka di pasar kerja,” tutur Yassierli.

Bagikan
Sumber: voi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks