BANTEN — Proses rekrutmen pemain asing di Persija Jakarta musim ini tidak main-main. Shin Tae Yong, yang baru saja resmi menukangi tim ibu kota, membeberkan metode seleksi ketat yang diterapkannya. Pelatih berusia 55 tahun itu menegaskan dirinya tidak akan asal comot pemain, terutama untuk slot pemain asal Eropa.
Riset Puluhan Laga untuk Pemain Eropa
STY mengaku melakukan pengamatan ekstra ketat untuk pemain asal Benua Biru. Ia menuntut tim pelatih untuk memantau puluhan pertandingan secara menyeluruh sebelum memutuskan merekrut seorang pemain.
"Untuk pemain-pemain dari Eropa itu benar-benar kami pantau puluhan pertandingan agar kita bisa rekrut," ujar STY di Persija Training Ground, Jumat (17/7).
Pendekatan ini menunjukkan keseriusan pelatih asal Korea Selatan itu dalam membangun skuad kompetitif. Ia tidak mau ambil risiko dengan pemain yang belum teruji kualitasnya di level yang ia inginkan.
Pemain Asia Lebih Cepat, STY Sudah Kenal
Berbeda dengan pemain Eropa, proses perekrutan pemain asing asal Asia berlangsung lebih cepat. STY mengakui faktor pengenalan pribadi menjadi kunci utama.
"Ya, pemain Korea sama pemain Jepang sudah ada di sini dan pemain tersebut itu ya memang dipantau dari dulu dan saya mengenalnya," katanya.
Hal ini wajar mengingat karier STY sebelumnya banyak berkutat di sepak bola Korea Selatan. Jaringan dan pengetahuannya tentang pemain Asia Timur jelas menjadi nilai tambah bagi Persija.
Adaptasi Cepat, STY Puas dengan Rekrutan Anyar
Meski proses seleksi berjalan ketat, STY mengaku sangat puas dengan adaptasi para pemain asing barunya. Ia menilai jajaran penggawa anyar mampu berbaur dengan cepat tanpa kendala berarti.
"Belum tahu perubahannya nanti seperti apa, tetapi sampai saat ini sih ya adaptasi sangat baik, sangat baik. Jadi tidak ada masalah sama sekali," ucap STY.
Sejauh ini, Persija sudah bergerak aktif di bursa transfer. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu telah mendatangkan sejumlah nama baru, termasuk bek jangkung asal Kroasia, Denis Kolinger, dan bek asal Serbia, Radovan Pankov. Keduanya diharapkan menjadi tembok kokoh di lini belakang Persija musim depan.