KOTA TANGERANG — Ruangan seluas 3x2 meter di dalam Kelurahan Buaran Indah disulap menjadi Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Meski mungil, koperasi yang baru berjalan sejak awal Januari 2026 ini membukukan omzet yang tak terduga.
Ketua Koperasi Elin Kurnia mengatakan pihaknya terus mensosialisasikan keuntungan menjadi anggota kepada warga sekitar. Saat ini koperasi telah memiliki 185 anggota.
“Kami jelaskan keuntungan menjadi anggota Koperasi Merah Putih seperti keuntungan akan kembali kepada anggota saat berbelanja di koperasi, berbeda ketika kita belanja di tempat lain,” ujar Elin.
Transaksi Tertinggi Tembus Rp 89 Juta dalam Sebulan
Bendahara Zulmaisyam mengungkapkan, omzet tertinggi terjadi pada Februari 2026. Dalam satu bulan itu, koperasi mencatat 452 transaksi dengan nilai mencapai Rp 89.629.000.
Lonjakan transaksi didorong oleh gelaran bazar yang digelar pengurus. Dalam satu hari pelaksanaan bazar, omzet yang diraup mencapai Rp 8 juta.
“Kami sampaikan ke warga saat menjelang gelaran bazar, jadi bazar ramai pembeli dan mencatat omzet satu hari itu 8 juta rupiah. Untuk total omzet kurun Januari – Juni 2026 capaian total Rp 190.562.400,” ungkap Zulmaisyam.
Transparansi Jadi Kunci Kepercayaan Anggota
Sekretaris Koperasi Kelurahan Merah Putih Buaran Indah, Singkoh, menambahkan bahwa sistem transparansi pengelolaan keuangan menjadi faktor utama koperasi bisa bertahan dan dipercaya anggota.
“Kita sebagai pengurus koperasi transparansi sudah kami jalankan, dan kepada para anggota sudah terbuka, itu yang membuat kami terus berjalan hingga saat ini,” terangnya.
Elin menambahkan, pengurus yang bekerja saat ini memiliki niat yang tulus dan ikhlas untuk melayani anggota. Ia berharap koperasi bisa terus berkembang dan menarik lebih banyak warga bergabung.