Pencarian

AMD Helios Siap Tantang Nvidia untuk AI Data Center, OpenAI dan Microsoft Jadi Pelanggan

Jumat, 24 Juli 2026 • 07:21:01 WIB
AMD Helios Siap Tantang Nvidia untuk AI Data Center, OpenAI dan Microsoft Jadi Pelanggan
CEO AMD Dr. Lisa Su memperkenalkan sistem rack-scale Helios dalam ajang Advancing AI Conference di San Francisco.

BANTEN — Produsen chip AMD secara resmi memperkenalkan Helios, sistem rack-scale terbaru yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan komputasi laboratorium AI terbesar di dunia. Sistem ini diumumkan langsung oleh Chair and CEO AMD, Dr. Lisa Su, dalam ajang Advancing AI Conference di San Francisco, Kamis lalu.

Helios merupakan sistem yang menggabungkan banyak prosesor dalam satu unit berdaya komputasi tinggi. Sistem ini dibangun untuk pusat data yang melatih dan menjalankan model AI serta beban kerja komputasi berat lainnya.

Klaim Performa Unggul Dibanding Nvidia

Su menyebut Helios sebagai "sistem rack AI dengan performa tertinggi" di industri teknologi. Sistem ini diklaim mampu melatih dan menjalankan model-model AI paling mutakhir dalam skala besar.

Menurut laporan The Register, Helios unggul dari Nvidia Vera Rubin dalam sejumlah metrik performa. Jika Nvidia selama ini mendominasi pasar dengan sistem Vera Rubin dan Grace Blackwell, AMD kini jelas ingin merebut pangsa pasar tersebut.

AMD mengatakan Helios akan digunakan oleh perusahaan AI terkemuka dalam skala gigawatt. Sistem ini pertama kali diperkenalkan pada 2025 dan sempat ditampilkan di panggung CES 2026 pada Januari lalu.

Daftar Pelanggan Besar Sudah Mengantre

Helios sudah mengamankan sejumlah pelanggan besar. OpenAI, Meta, Oracle, Anthropic, dan Microsoft masuk dalam daftar perusahaan yang berencana menggunakan sistem ini.

CEO Microsoft Satya Nadella mengatakan perusahaannya akan memperluas infrastruktur Azure dengan Helios. Sementara itu, Anthropic dan AMD mengumumkan kemitraan strategis untuk menggunakan GPU hingga kapasitas dua gigawatt melalui sistem rack baru ini.

AMD berencana mulai mengirimkan Helios ke pelanggan pada akhir tahun ini.

Prosesor Baru Venice-X dan Proyeksi Pasar 2030

Selain Helios, AMD juga memperkenalkan prosesor Venice-X yang dirancang khusus untuk pusat data dan beban kerja komputasi tinggi. Prosesor ini dijadwalkan meluncur pada 2027.

Dalam pidatonya, Su memproyeksikan perubahan besar di industri chip. Ia menyebut bahwa pada 2030, chip yang mendukung AI akan menjadi bagian masif dari pasar komputasi secara keseluruhan.

"Kami melihat perubahan besar dalam permintaan komputasi," kata Su. Lonjakan ini didorong oleh kebangkitan AI agen (agentic AI).

"Saat Anda meminta agen melakukan sesuatu, ia harus melalui puluhan langkah, bernalar, memanggil alat, mengakses data, dan terus melakukannya berulang kali hingga masalah selesai. Anda butuh banyak GPU untuk semua itu," jelas Su.

AMD memprediksi pasar akselerator AI akan mencapai sekitar USD 1,4 triliun (sekitar Rp 23.100 triliun) pada 2030. Angka ini hampir sebesar total pasar semikonduktor saat ini.

"Kami memperkirakan GPU akan menguasai sebagian besar pasar itu karena algoritma masih dalam tahap awal dan beban kerja terus berubah. Hal ini menguntungkan bagi programmabilitas di ekosistem silikon secara keseluruhan," tutup Su.

Bagikan
Sumber: techcrunch.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks