TANGERANG — Cermati Protect bersama tiket.com resmi meluncurkan produk asuransi perjalanan terbaru yang dirancang untuk memberikan ketenangan bagi masyarakat yang bepergian menggunakan kereta api. Layanan ini mencakup tiga skenario utama: keterlambatan atau perubahan jadwal, pembatalan perjalanan, serta keterlambatan saat kedatangan.
Tiga Manfaat Perlindungan yang Ditawarkan
Produk ini memberikan kompensasi berupa pembiayaan tiket pengganti hingga Rp5.000.000 apabila keterlambatan atau perubahan jadwal dari penyedia jasa mencapai 45 menit atau lebih. Jika pelanggan memilih melanjutkan perjalanan dengan jadwal pengganti, kompensasi diberikan sebesar harga tiket pada jadwal seharusnya.
Untuk skenario pembatalan perjalanan, jaminan penggantian biaya tiket juga mencapai Rp5.000.000. Sementara itu, jika pelanggan mengalami keterlambatan saat kedatangan, mereka berhak menerima penggantian tunai sebesar 50 persen dari harga tiket dengan maksimal Rp400.000.
Klaim Cukup Lewat Portal Online
Juanri, VP of Insurance Cermati Protect, mengatakan bahwa kemudahan klaim menjadi salah satu prioritas utama dalam layanan ini. Pelanggan dapat mengajukan klaim secara online melalui portal di m.tiket.com/insurance-claim tanpa perlu datang ke kantor atau mengirim dokumen fisik.
"Melalui perlindungan perjalanan dari Cermati Protect dan tiket.com dengan klaim yang mudah, perusahaan ingin memberikan rasa percaya diri ekstra bagi masyarakat untuk mengeksplorasi destinasi mereka secara fleksibel," ujar Juanri dalam keterangan resminya.
Komitmen Tiket.com pada Pengalaman Pelanggan
Dimas Surya Yaputra, Co-Founder & CEO tiket.com, menambahkan bahwa sebagai platform yang berfokus pada pelanggan, perusahaannya berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang nyaman dan bebas khawatir. Hadirnya produk ini menjadi salah satu wujud komitmen tersebut.
Pelanggan yang ingin menikmati perlindungan ini cukup menyisihkan premi mulai dari Rp1.000 per penumpang. Jumlah tersebut dinilai sangat terjangkau dibandingkan manfaat yang ditawarkan, terutama bagi pengguna kereta api yang kerap dihadapkan pada risiko perubahan jadwal mendadak.