TANGERANG — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menggencarkan Gerakan Aksi Bergizi ke sekolah dengan pembagian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada peserta didik putri. Langkah ini merupakan tindak lanjut Keputusan Bersama Empat Menteri dan Surat Edaran Wali Kota Tangerang untuk memastikan generasi muda mengonsumsi gizi seimbang.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Tangerang, Sari Nur Arofah, menyebut program ini menjadi strategi kunci menekan angka anemia di kalangan remaja. Berdasarkan pendataan terakhir, konsumsi TTD di Kota Tangerang telah mencapai 98,65 persen dari total sasaran.
Cakupan Penerima dan Hasil Skrining Kesehatan
Dari data yang dihimpun Dinkes, sebanyak 72.652 pelajar putri telah menerima TTD dari total sasaran 73.557 siswa. Hasil skrining menunjukkan prevalensi anemia di kalangan pelajar putri Kota Tangerang masih berada di angka 16,11 persen.
Angka ini menjadi dasar bagi pemkot untuk terus menggencarkan edukasi gizi di lingkungan sekolah. Selain pembagian suplemen darah, program ini juga dirancang untuk mengubah kebiasaan remaja agar lebih sadar akan asupan nutrisi harian.
Senam Bareng hingga Sarapan Bersama di Sekolah
Gerakan Aksi Bergizi tidak hanya berhenti pada pembagian TTD. Dinkes Kota Tangerang turut mengajak para siswa melakukan aktivitas fisik berupa senam bersama, sarapan bersama, hingga penyuluhan kesehatan yang bersifat edukatif di sekolah masing-masing.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu membangun kebiasaan hidup sehat secara menyeluruh. Kepala SMAN 2 Kota Tangerang, Kukuh Wahyudi, mengapresiasi program ini karena dinilai berdampak besar dalam meningkatkan kesadaran remaja menjaga pola hidup sehat.
Peran 130 Duta Kesehatan Pelajar
Untuk memperkuat kampanye di lingkungan sekolah, Dinkes Kota Tangerang mengukuhkan sekitar 130 Duta Kesehatan dari kalangan pelajar. Mereka ditunjuk menjadi teladan dalam mengampanyekan pola hidup sehat di antara teman sebaya.
"Kami juga mengukuhkan sekitar 130 Duta Kesehatan dari kalangan pelajar untuk menjadi teladan yang baik khususnya untuk mengampanyekan pola hidup sehat di kalangan remaja Kota Tangerang," ujar Sari Nur Arofah.
Kukuh Wahyudi berharap kegiatan serupa dapat berjalan konsisten. Menurutnya, manfaat program ini sangat besar untuk mewujudkan target Indonesia Emas 2045 yang masa depannya ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini.