Pencarian

Hari Pelanggan Nasional, Pertagas Catat Kepuasan Pelanggan 4,46 dan Naik 2,53 Persen

Selasa, 08 September 2026 • 15:36:31 WIB
Hari Pelanggan Nasional, Pertagas Catat Kepuasan Pelanggan 4,46 dan Naik 2,53 Persen
Direktur Komersial Pertagas Ryrien Marisa menyampaikan indeks kepuasan pelanggan perusahaan mencapai 4,46 pada Hari Pelanggan Nasional 2026.

BANTEN — Peringatan Hari Pelanggan Nasional 2026 tidak sekadar menjadi seremoni bagi Pertagas. Perusahaan yang fokus pada transmisi dan distribusi gas bumi ini menjadikannya momen untuk menegaskan komitmen meningkatkan kualitas layanan di tengah kebutuhan energi yang kian dinamis.

Direktur Komersial Pertagas, Ryrien Marisa, mengatakan kepercayaan pelanggan adalah modal utama perusahaan untuk terus berinovasi. Peningkatan CSI, menurut dia, merupakan bukti bahwa upaya perbaikan pelayanan yang dilakukan selama ini berbuah hasil positif.

"Pelanggan merupakan mitra strategis Pertagas. Kepercayaan yang diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah, menghadirkan layanan yang lebih baik, lebih responsif, lebih solutif sesuai dengan kebutuhan pelanggan," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Republika.co.id.

Menjaga Pasokan untuk Rumah Sakit hingga Pembangkit Listrik

Pertagas tidak hanya melayani industri besar. Perusahaan ini juga menyalurkan energi ke segmen kelistrikan dan pupuk sebagai pelanggan terbesar, disusul sektor petrokimia, oleochemical, baja, keramik, kaca, serta jaringan gas kota. Melalui anak usahanya, layanan Pertagas menjangkau perhotelan, rumah sakit, perkantoran, hingga perumahan di Sumatera, Jawa, dan Bali.

Artinya, pasokan gas dari Pertagas ikut menjaga operasional pembangkit listrik, mendukung pelayanan kesehatan, hingga memenuhi kebutuhan energi harian masyarakat. Karena itu, keandalan infrastruktur menjadi harga mati.

Direktur Teknik dan Operasi Pertagas, Agung Indri Pramantyo, menegaskan bahwa keselamatan dan kontinuitas penyaluran adalah bentuk pelayanan paling nyata kepada pelanggan. "Di balik setiap energi yang sampai kepada pelanggan, terdapat komitmen untuk menjaga keselamatan, integritas aset, dan kontinuitas penyaluran," kata Agung.

Jaringan 2.991 Kilometer dan Produksi LPG di Atas Target

Untuk menjamin pasokan, Pertagas mengoperasikan jaringan pipa gas bumi sepanjang 2.991 kilometer dan pipa minyak bumi 605 kilometer. Infrastruktur ini menjadi tulang punggung distribusi energi antardaerah.

Kinerja operasional hingga Semester I 2026 juga menunjukkan tren positif. Penyaluran gas bumi mencapai 1.606 MMSCFD dan minyak bumi 151.881 BOPD. Pada lini bisnis lain, produksi LPG melalui Anak Perusahaan dan Perusahaan Patungan (AP/JV) tercatat 479,78 ton per hari, atau 6,5 persen di atas target RKAP 2026. Realisasi regasifikasi juga melampaui target dengan capaian 163,27 BBTUD, lebih tinggi 13 persen dari rencana.

Capaian ini mencerminkan upaya Pertagas menjaga keandalan operasional sekaligus memenuhi kebutuhan energi pelanggan secara optimal. Penguatan integritas infrastruktur dan optimalisasi operasional terus dilakukan agar layanan berjalan aman dan berkesinambungan.

Mendengar Suara Pelanggan untuk Perbaikan Layanan

Pertagas tidak berhenti pada infrastruktur. Perusahaan ini juga membangun kedekatan dengan pelanggan lewat program Customer Appreciation Day, Key Account Management untuk mempererat loyalitas, serta Survei Kepuasan Pelanggan berkala sebagai bahan evaluasi.

"Kami ingin memastikan bahwa suara pelanggan benar-benar menjadi bagian dari proses perbaikan perusahaan. Karena itu, kami terus membuka ruang dialog, mendengarkan kebutuhan dan masukan pelanggan, serta menerjemahkannya menjadi solusi dan peningkatan layanan yang nyata," tambah Ryrien.

Pada 2026, Pertagas juga fokus pada pengembangan dan optimalisasi jaringan untuk meningkatkan konektivitas sistem energi nasional. Langkah ini diambil agar kebutuhan pelanggan dapat dilayani secara lebih efektif sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia.

Follow bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks