Pencarian

BMKG Prakirakan Cuaca Berawan di Mayoritas Wilayah Indonesia, Waspadai Gelombang 4 Meter di Perairan Banten

Selasa, 29 September 2026 • 09:34:02 WIB
BMKG Prakirakan Cuaca Berawan di Mayoritas Wilayah Indonesia, Waspadai Gelombang 4 Meter di Perairan Banten
Prakirawan BMKG Diah Ayuretnani menyampaikan prakiraan cuaca harian dan peringatan dini gelombang tinggi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi berawan pada Senin, dengan Serang, Jakarta, Semarang, Surabaya, Denpasar, Mataram, dan Kupang masuk kategori cerah berawan hingga berawan tebal. Prakirawan BMKG Diah Ayuretnani juga mengingatkan nelayan dan pengguna transportasi laut mewaspadai gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter di Samudera Hindia Selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur.

SERANG — Prakirawan cuaca BMKG Diah Ayuretnani menyampaikan peringatan dini gelombang tinggi bagi masyarakat pesisir Banten dan sekitarnya. Gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter berpotensi terjadi di Samudera Hindia Barat Aceh hingga Lampung, serta Samudera Hindia Selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur.

Peringatan tersebut disampaikan bersamaan dengan prakiraan cuaca harian BMKG untuk sejumlah kota besar di Indonesia. Potensi hujan ringan diprakirakan muncul di Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bandung, Mamuju, Palu, Sorong, Manokwari, Jayapura, dan Jayawijaya.

Potensi Hujan Sedang hingga Petir di Sejumlah Kota

BMKG mencatat potensi hujan sedang di Medan dan Nabire. Sementara hujan disertai petir berpotensi terjadi di Jambi, Pontianak, dan Tanjung Selor.

Untuk wilayah lain, potensi cerah berawan hingga berawan diprakirakan di Makassar, Gorontalo, dan Manado. Sedangkan berawan dan berawan tebal berpotensi muncul di Ternate, Ambon, dan Merauke.

"Terdapat juga potensi berawan dan berawan tebal di kota Ternate, Ambon dan kota Merauke," kata Diah.

Udara Kabur dan Asap di Sejumlah Wilayah

Kondisi udara kabur diprakirakan terjadi di Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Yogyakarta, Samarinda, dan Banjarmasin. Potensi asap atau kabut juga terdeteksi di Bandar Lampung, Palangka Raya, dan Kendari.

Diah mengingatkan masyarakat pesisir untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut. Sejumlah wilayah berpotensi mengalami banjir rob, mulai dari pesisir Sumatera Utara, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, hingga pesisir Maluku.

"Masyarakat pesisir juga diimbau untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut karena berpotensi adanya banjir rob di pesisir Sumatera Utara, kemudian pesisir Jawa Timur, pesisir Bali dan pesisir Nusa Tenggara Barat (NTB), kemudian juga di pesisir Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara dan pesisir Maluku," ujar Diah.

Imbauan bagi Nelayan dan Pengguna Transportasi Laut

Nelayan dan pengguna transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di perairan Samudera Hindia. Wilayah Banten dan Nusa Tenggara Timur menjadi dua area yang perlu mendapat perhatian khusus karena ketinggian gelombang diprakirakan mencapai 4 meter.

BMKG mengeluarkan prakiraan ini sebagai bagian dari pemantauan cuaca harian yang mencakup kota-kota besar di seluruh Indonesia. Masyarakat diimbau terus memantau informasi terbaru dari kanal resmi BMKG sebelum beraktivitas di luar ruangan.

Follow bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks