SERANG — Laporan pertanggungjawaban yang disampaikan panitia Muslub 2026 menjadi penanda berakhirnya masa kerja kepanitiaan sekaligus bahan evaluasi pelaksanaan agenda organisasi. Penyampaian LPJ dilakukan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas Formasi Serang Bersatu di hadapan peserta forum.
Rapat tidak berhenti pada pembacaan laporan. Peserta forum melanjutkan pembahasan ke sejumlah agenda lanjutan, mulai dari persiapan deklarasi Formasi Serang Bersatu hingga rencana pelaksanaan rapat kerja tahun 2027.
Forum menyepakati pembentukan kepanitiaan yang bertugas mendukung persiapan deklarasi dan rapat kerja. Pembentukan itu dilakukan agar kedua agenda dapat berjalan sesuai rencana yang disusun bersama.
Pelaksanaan deklarasi dan rapat kerja nantinya menjadi ruang bagi FSB untuk merumuskan program serta menentukan langkah organisasi ke depan. Dua agenda itu juga diposisikan sebagai titik konsolidasi setelah rangkaian Muslub 2026 rampung.
Dalam kesimpulan rapat, FSB merencanakan kunjungan silaturahmi ke sejumlah dinas dan instansi terkait di Kabupaten Serang maupun Provinsi Banten. Langkah tersebut dimaksudkan untuk memperkenalkan keberadaan Formasi Serang Bersatu sekaligus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemangku kepentingan di daerah.
Kunjungan itu menjadi bagian dari upaya organisasi memperluas jaringan sebelum agenda deklarasi digelar. FSB berharap komunikasi dengan instansi pemerintah daerah dapat membuka ruang koordinasi yang lebih terarah.
Melalui rangkaian agenda tersebut, FSB diharapkan dapat memperkuat konsolidasi internal, mematangkan program kerja, serta mempersiapkan arah gerak organisasi pada 2027. Konsolidasi dinilai penting agar program yang dirumuskan tidak berhenti di tataran rencana.
Sejumlah tahapan masih menunggu, termasuk penyusunan kepengurusan panitia deklarasi dan penyusunan materi rapat kerja. Keduanya akan menentukan bentuk program yang dibawa FSB ke tahun berikutnya.