PANDEGLANG — PT Banten West Java (BWJ) Tourism Development mencatat realisasi investasi di KEK Pariwisata Tanjung Lesung menembus angka Rp2,5 triliun. Jumlah itu merupakan akumulasi penanaman modal yang dikerjakan badan usaha dan investor hingga tahun ini.
Presiden Direktur PT BWJ Tourism Development Purnomo Siswoprastijo mengatakan, pihaknya terus mengembangkan kawasan yang berada di ujung barat Pulau Jawa ini. Pengembangan dilakukan melalui berbagai investasi baru di sektor pariwisata.
“Hingga tahun ini, sekitar 6.500 tenaga kerja telah terserap dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan di Tanjung Lesung,” kata Purnomo dalam keterangannya di Tangerang, Kamis.
Jalan Tol Serang-Panimbang Jadi Katalis Investasi Baru
Purnomo menuturkan, pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan investasi di Tanjung Lesung maupun kawasan di sekitarnya. Infrastruktur ini dinilai mampu memangkas waktu tempuh menuju kawasan wisata.
“Dan ke depan, dengan selesainya jalan tol Serang-Panimbang, tentunya ini akan menimbulkan lagi perkembangan untuk investasi di bidang pariwisata di kawasan Tanjung Lesung ini dan juga tentunya akan mendongkrak kawasan-kawasan di sekitarnya,” ujarnya.
Gubernur Banten Andra Soni Dorong Dampak Ekonomi ke Masyarakat
Gubernur Banten Andra Soni mendorong KEK Pariwisata Tanjung Lesung menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya pada sektor pariwisata. Pengembangan kawasan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan dan investasi, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pembangunan dan perekonomian masyarakat.
“Kami berharap KEK Tanjung Lesung dapat langsung memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di daerah sekitar Tanjung Lesung,” ungkap Andra Soni.
Menurutnya, potensi pariwisata Banten perlu terus dikembangkan agar mampu memberikan nilai tambah bagi daerah. Pengembangan tersebut juga perlu didukung dengan konektivitas dan infrastruktur yang memadai.
Target 2027: Seluruh Seksi Tol Serang-Panimbang Rampung
Andra Soni menilai keberadaan Jalan Tol Serang-Panimbang yang nantinya beroperasi hingga Panimbang akan menjadi salah satu daya dukung penting bagi pengembangan KEK Tanjung Lesung dan destinasi wisata lainnya di Banten.
“Tol Serang-Panimbang jika sudah beroperasi hingga Panimbang, ini tentunya juga menjadi salah satu daya dukung infrastruktur menuju Tanjung Lesung dan destinasi wisata lainnya,” imbuhnya.
Kepala DPMPTSP Provinsi Banten Virgojanti menambahkan, Jalan Tol Serang-Panimbang akan menjadi sarana penting dalam membangkitkan perekonomian di sekitar jalur tol maupun kawasan KEK Pariwisata Tanjung Lesung. Dia memperkirakan seluruh seksi tol rampung pada 2027.
“Yang lebih penting lagi Bapak Gubernur tadi menyampaikan sebentar lagi jalan tol Serang-Panimbang seksi 3 akan selesai. Insya Allah mudah-mudahan kalau sesuai dengan jadwal diperkirakan 2027 seluruh seksi selesai,” ujarnya.
Pemprov Banten Siapkan Strategi Ubah Top of Mind Wisatawan
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Ely Susiyana mengatakan, Pemerintah Provinsi Banten terus mendukung pengembangan KEK Pariwisata Tanjung Lesung melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak swasta. Pengembangan Tanjung Lesung juga diarahkan untuk mengubah top of mind wisatawan agar Banten menjadi salah satu tujuan utama wisata.
“Ini adalah salah satu KEK pariwisata tertua sebetulnya dan memang ini kita dorong karena harapan Pak Gubernur ke depan kita merubah top of mind-nya para calon wisatawan, agar tujuannya sekarang ke Banten aja,” katanya.
Virgojanti menambahkan, ketertarikan investasi di sektor pariwisata, khususnya Tanjung Lesung, mulai menunjukkan peningkatan. Hal tersebut terlihat dari nilai investasi, serapan tenaga kerja, dan tingkat okupansi perhotelan di sekitar kawasan.
Ia juga mendorong pengelola kawasan Tanjung Lesung untuk mempersiapkan fasilitas, melakukan pembenahan dan renovasi, serta memperkuat promosi kawasan untuk menyambut semakin mudahnya akses wisatawan. “Kita juga melihat tren realisasi investasi pada sektor pariwisata cukup baik di Provinsi Banten,” katanya.