Pencarian

Jaafar Jackson Buka Suara soal Sekuel Film Michael: Sisi Lain Tuduhan Pelecehan yang Selama Ini Tak Pernah Dengar

Jumat, 21 Agustus 2026 • 14:35:02 WIB
Jaafar Jackson Buka Suara soal Sekuel Film Michael: Sisi Lain Tuduhan Pelecehan yang Selama Ini Tak Pernah Dengar
Jaafar Jackson menyatakan sekuel film "Michael" akan menampilkan sudut pandang pribadi mendiang pamannya terkait tuduhan pelecehan anak.
Lain Tuduhan Pelecehan yang Selama Ini Tak Pernah Dengar LEAD: Jaafar Jackson, keponakan mendiang Michael Jackson, angkat bicara soal sekuel film biopik "Michael" yang disiapkan Lionsgate. Ia menegaskan film kedua akan menyajikan sudut pandang pamannya terkait tuduhan pelecehan anak yang selama ini membayangi nama sang ikon. ISI:

BANTEN — Lionsgate dan estate mendiang Michael Jackson tengah menyiapkan sekuel film biopik "Michael". Jaafar Jackson, yang kembali memerankan pamannya, buka suara soal arah cerita film lanjutan yang disebut akan lebih fokus pada perspektif pribadi Michael.

Sudut Pandang Michael yang Selama Ini Hilang

Dalam wawancara terbaru dengan GQ Middle East, Jaafar mengungkapkan bahwa sekuel ini akan menjawab narasi yang selama ini dibangun pihak lain. Ia menilai suara Michael kerap tenggelam di tengah gempuran tuduhan yang dialamatkan padanya.

"Saya pikir film kedua akan memberikan lebih banyak wawasan dari sudut pandangnya, karena pada akhirnya, [tuduhan] itu selalu berasal dari orang lain," ujar Jaafar. "Itu cerita orang lain. Itu ide orang lain tentang apa yang terjadi, dan itu terutama didorong oleh sebuah agenda. Dan itulah masalah yang kami hadapi sebagai keluarga – suara Michael tidak pernah didengar."

Ia menambahkan, "Saya pikir itu sangat penting, terutama di tahun-tahun terakhirnya."

Fokus Film Pertama dan Alasan Tuduhan Tidak Ditampilkan

Film "Michael" garapan sutradara Antoine Fuqua sengaja tidak menyinggung tuduhan pelecehan yang mencuat di awal tahun 90-an. Kisah pada film pertama berakhir di tahun 1987, tepat saat video musik "Bad" dirilis. Keputusan ini diambil untuk memusatkan cerita pada perjalanan Michael meraih ketenaran dan menjadi ikon dunia.

Jaafar menjelaskan, "Film pertama ini berfokus pada Michael dari akarnya. Jadi kamu mendapat gambaran tentang siapa dia sebelum meraih kesuksesan dan menjadi ikon yang dikenal orang-orang. Kamu memahami siapa dia sebagai manusia terlebih dahulu, karena pada akhirnya, itulah dirinya di tahun 90-an sampai dia wafat."

Meski demikian, Jaafar menegaskan esensi kebaikan Michael tidak pernah berubah meski diterpa berbagai masalah. "Dia tidak pernah mengubah kemurnian itu, rasa selalu ingin menemukan kebaikan pada orang lain. Tidak peduli semua hal yang dia lalui, bagaimana dia diperlakukan, apa yang dikatakan tentang dia, dia tidak pernah berhenti memperlakukan orang dengan kebaikan," kenangnya.

Jadwal Produksi Sekuel dan Harapan untuk Penonton

Kabar sekuel ini semakin jelas setelah Adam Fogelson dari Lionsgate berbicara kepada Deadline. Ia memberikan perkiraan waktu kapan produksi film lanjutan tersebut akan dimulai.

"Kami menargetkan awal produksi pada akhir tahun ini atau awal tahun depan," ujar Fogelson.

Jaafar berharap penonton dapat merasakan sisi kemanusiaan Michael melalui film kedua nanti. "Saya harap ini bisa dirasakan di film kedua," pungkasnya. Sekuel ini dinantikan banyak pihak, terutama untuk melihat bagaimana tim produksi menyeimbangkan kisah ikon musik dengan isu sensitif yang membayangi namanya. Bagi penggemar di Indonesia, film ini juga menjadi tontonan menarik untuk menyaksikan bagaimana warisan Michael Jackson dikisahkan kembali dari perspektif yang berbeda.

Follow bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: deadline.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks