Pencarian

Java Baso Station Mas Nano di Tangerang Jual Baso Tanpa Bahan Pengawet, Tepung Hanya Segelintir untuk 10 Kg Daging

Minggu, 23 Agustus 2026 • 14:35:01 WIB
Java Baso Station Mas Nano di Tangerang Jual Baso Tanpa Bahan Pengawet, Tepung Hanya Segelintir untuk 10 Kg Daging
Java Baso Station Mas Nano di Pasar Cikupa, Tangerang, menyajikan baso dengan komposisi daging sapi dominan dan minim tepung.

TANGERANG — Sensasi menggigit baso biasanya berhenti pada tekstur kenyal. Di Java Baso Station Goyang Lidah “Mas Nano”, pengalaman itu dimulai dari bunyi kres sebelum gurih daging menyebar di lidah. Warung yang menempati Kios 3 Pasar Cikupa ini mengandalkan komposisi daging yang jauh lebih dominan daripada tepung.

Mas Nano, pemilik usaha, menyebutkan untuk setiap 10 kilogram daging sapi pilihan, ia hanya mencampurkan sekitar empat bungkus plastik tepung. Tepung tersebut bukan untuk menambah volume, melainkan sekadar pengikat agar adonan tetap menyatu saat dibentuk bulat.

Rasa Daging yang Menonjol Tanpa Bahan Kimia

Keputusan memangkas takaran tepung membuat karakter daging menjadi bintang utama. Gigitan pertama langsung disambut tekstur yang padat dan sedikit renyah di bagian luar, diikuti rasa gurih kaldu yang meresap.

“Tidak menggunakan bahan pengawet atau jenis bahan kimia lainnya, alias alami,” ujar Mas Nano.

Pendekatan ini memang berbeda dari baso kebanyakan yang kerap mengandalkan campuran tepung lebih banyak demi efisiensi biaya. Di Java Baso Station, porsi daging yang besar justru menjadi daya tarik utama yang membuat pelanggan ingin menambah suapan.

Menu Pendamping dan Pilihan Minuman Dingin

Bagi pengunjung yang ingin variasi, kedai ini juga menyediakan mi ayam dengan cita rasa berbeda. Hidangan berkuah ini menjadi alternatif bagi mereka yang ingin menikmati santapan hangat di luar baso.

Setelah semangkuk baso atau mi ayam tandas, tersedia aneka minuman dingin untuk menyeimbangkan rasa. Satu gelas minuman dingin dinilai pas untuk menutup santapan setelah lidah “digoyang” oleh gurihnya bola-bola daging.

Bagi Mas Nano, kunci utamanya sederhana: pemilihan daging yang tepat dan resep yang dijaga konsisten. Bagi pembeli, hasilnya bahkan lebih sederhana—satu mangkuk habis, lalu muncul keinginan untuk memesan lagi.

Follow bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jejakkata.news

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks