TANGERANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan perbaikan Jalan Cangkudu–Cisoka memasuki tahap pengerjaan fisik. Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung lokasi proyek pada Senin (24/8/2026) untuk memastikan pengerjaan sesuai jadwal.
Dari total panjang jalan sekitar 4 kilometer, ruas yang mengalami rusak berat mencapai 1.581 meter. Namun, pada tahun ini pemerintah daerah hanya mampu menangani 1.380 meter dengan konstruksi beton setebal 30 sentimeter dan mutu beton Fs 45 MPa.
Anggaran Rp 12,1 Miliar dan Target Penyelesaian
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, merinci pekerjaan dibagi menjadi dua segmen. Segmen pertama sepanjang 691 meter dan segmen kedua 689 meter.
“Total anggaran yang dialokasikan melalui APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2026 untuk penanganan ruas tersebut mencapai Rp 12.117.354.000,” ujar Iwan saat mendampingi bupati di lokasi.
Pekerjaan dimulai sejak 27 Juli lalu dan ditargetkan selesai sebelum akhir tahun. Bupati Maesyal Rasyid menegaskan komitmennya agar proyek ini tidak molor dari jadwal yang telah ditentukan.
“Mudah-mudahan ini bisa tepat waktu. Kita usahakan supaya semuanya berjalan dengan lancar dan selesai sesuai target,” katanya.
Sisa 201 Meter Ditangani Tahun Depan
Meski sebagian besar ruas rusak sudah masuk kontrak pengerjaan, masih ada sisa kerusakan sepanjang 201 meter yang belum tersentuh. Bupati menyebut ruas tersebut akan diperbaiki pada 2027, menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
“Masih ada yang tersisa sekitar 201 meter. Yang tersisa ini akan kita perbaiki lagi di tahun 2027 sesuai kemampuan keuangan daerah,” jelas Maesyal.
Kondisi ini menunjukkan keterbatasan fiskal Pemkab Tangerang dalam menuntaskan seluruh infrastruktur secara bersamaan. Secara keseluruhan, pada 2026 pemerintah daerah menargetkan penanganan sekitar 30 kilometer ruas jalan yang tersebar di sejumlah wilayah.
Potensi Kemacetan Selama Pengerjaan
Bupati Maesyal menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna Jalan Cangkudu–Cisoka. Aktivitas alat berat dan pengalihan arus lalu lintas dipastikan akan menimbulkan gangguan selama masa konstruksi.
“Pada perbaikan jalan ini pasti ada gangguan kemacetan. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat pengguna jalan, khususnya masyarakat Cisoka,” tuturnya.
Ia berharap kesabaran warga selama 150 hari kerja menjadi investasi jangka panjang untuk kenyamanan akses yang lebih baik. Setelah proyek rampung, ruas ini diharapkan memperlancar mobilitas warga sekaligus menopang aktivitas ekonomi dan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Tangerang.
“Minta doanya kepada seluruh masyarakat supaya keuangan daerah ini bisa mengakomodasi perbaikan jalan secara bertahap. Setiap tahun akan kita perbaiki,” pungkas Maesyal.