Pencarian

Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Naik per 13 September 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Minggu, 13 September 2026 • 08:08:01 WIB
Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Naik per 13 September 2026, Ini Daftar Lengkapnya
Harga BBM nonsubsidi Pertamina mengalami kenaikan per 13 September 2026.

Rincian Harga BBM Nonsubsidi Terbaru

BANTEN — Berdasarkan informasi dari laman resmi Pertamina, harga Pertamax Turbo untuk wilayah dengan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) 5 persen — termasuk DKI Jakarta dan sekitarnya — kini dibanderol Rp19.600 per liter. Sebelumnya, harga produk ini berada di Rp18.300 per liter.

Kenaikan serupa terjadi pada Pertamax Green 95 yang kini dijual Rp19.150 per liter, naik dari sebelumnya Rp16.600. Sementara Dexlite melesat menjadi Rp23.700 per liter dari sebelumnya Rp19.700, dan Pertamina Dex menembus Rp25.200 per liter dari posisi Rp21.150.

Berikut ringkasan harga BBM nonsubsidi Pertamina per 13 September 2026:

  • Pertamax Turbo: Rp19.600 per liter (naik dari Rp18.300)
  • Pertamax Green 95: Rp19.150 per liter (naik dari Rp16.600)
  • Dexlite: Rp23.700 per liter (naik dari Rp19.700)
  • Pertamina Dex: Rp25.200 per liter (naik dari Rp21.150)

Harga Pertamax dan BBM Subsidi Tidak Berubah

Di tengah kenaikan sejumlah produk nonsubsidi, harga Pertamax justru tidak mengalami perubahan. Begitu pula dengan BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Bio Solar yang harganya tetap.

Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Bio Solar tetap di angka Rp6.800 per liter. Stabilitas harga kedua produk ini menjadi penopang utama bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan sektor usaha kecil yang bergantung pada BBM murah.

Sebelumnya, Pertamina juga memastikan harga Pertalite tidak akan naik hingga akhir 2026. Kepastian itu menjadi sinyal bahwa pemerintah dan Pertamina berupaya menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan harga minyak dunia.

Tekanan Harga Minyak Dunia Jadi Latar Kenaikan

Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini terjadi saat harga minyak dunia menembus level 108 dolar AS per barel. Lonjakan tersebut memicu spekulasi mengenai kemungkinan penyesuaian harga BBM bersubsidi, meski hingga kini Pertalite dan Bio Solar masih ditahan.

Bagi konsumen pengguna kendaraan pribadi dan pelaku usaha yang mengandalkan kendaraan diesel, kenaikan ini menambah beban biaya operasional. Pengguna Pertamax Turbo dan Pertamina Dex, misalnya, harus merogoh kocek sekitar Rp1.300 hingga Rp4.050 lebih mahal per liter dibandingkan harga sebelumnya.

Pertamina menyesuaikan harga BBM nonsubsidi secara berkala mengikuti pergerakan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, dan parameter ekonomi lainnya. Karena itu, masyarakat disarankan memantau laman resmi Pertamina atau aplikasi MyPertamina untuk mendapatkan informasi harga terkini di wilayah masing-masing.

Penutup: Kenaikan harga BBM nonsubsidi kali ini menegaskan bahwa tekanan global masih terasa di tingkat konsumen, meski pemerintah menahan harga Pertalite dan Bio Solar. Bagi yang berencana bepergian, mengecek harga di SPBU terdekat sebelum mengisi tangki bisa membantu mengatur anggaran perjalanan.

Follow bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks