TANGERANG — Peresmian BINUS ASO School of Engineering di KEK ETKI Banten dihadiri sejumlah pejabat dan mitra pendidikan lintas negara. Hadir dalam acara tersebut Bernard Gunawan (CEO Binus Group), Yukata (President ASO College Group), Ueno Atsushi (Duta Besar Jepang untuk Republik Indonesia), Henri Togar Hasiholan Tambunan (Kepala LLDIKTI Wilayah III), dan Lindawaty Chandra (Kepala BUPP KEK ETKI Banten).
Kampus ini berdiri di kawasan yang dikembangkan Sinar Mas Land melalui PT Surya Inter Wisesa selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK ETKI Banten. Kolaborasi BINUS University dan ASO College Group Japan sendiri telah berjalan sejak 2014.
Tiga Program Studi Sarjana yang Ditawarkan
BINUS ASO membuka tiga program studi jenjang sarjana: Automotive & Robotics Engineering, Product Design Engineering, dan Business Engineering. Ketiganya dirancang merespons kebutuhan industri akan talenta dengan perpaduan kemampuan teknis, pemecahan masalah, dan pemahaman bisnis.
Mahasiswa akan mendapat eksposur terhadap pendekatan pembelajaran dan praktik industri Jepang. Termasuk peluang mengikuti program internasional yang mendukung kesiapan berkarier di lingkungan kerja global.
Pendidikan sebagai Fondasi Ekosistem KEK ETKI Banten
Kepala BUPP KEK ETKI Banten, Lindawaty, menyebut kehadiran BINUS ASO memperkuat peran pendidikan sebagai salah satu fondasi utama pengembangan kawasan. Menurutnya, pendidikan tidak berdiri sendiri, melainkan bagian dari ekosistem yang menghubungkan talenta, pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan industri.
"Kami berharap kehadiran kampus ini memperkuat ekosistem pendidikan di BSD City, sekaligus membuka peluang bagi pengembangan talenta Indonesia melalui kolaborasi pendidikan lintas negara," kata Lindawaty.
Ke depan, KEK ETKI Banten ingin memperluas jejaring dengan institusi pendidikan, pelaku industri, mitra teknologi, serta institusi dari berbagai negara. Tujuannya membuka ruang pertukaran pengetahuan, riset, inovasi, dan pengembangan talenta.
Komitmen BINUS University pada Talenta Engineering
Rektor BINUS University, Dr. Nelly, menyatakan peresmian kampus baru ini bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan yang berkembang sejalan dengan kebutuhan industri dan kemajuan teknologi. Kolaborasi dengan ASO College Group Japan disebut memberi pengalaman pembelajaran yang memperkuat kompetensi teknis sekaligus kemampuan inovasi dan perspektif global.
"Sejalan dengan visi BINUS University, fostering and empowering the society in building and serving the nation, kami berharap BINUS ASO dapat terus melahirkan talenta engineering yang mampu berkontribusi terhadap kemajuan industri, memperkuat daya saing Indonesia, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujar Nelly.
BINUS sendiri tercatat sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia berdasarkan QS World University Rankings 2027 yang diterbitkan Quacquarelli Symonds.
Rp1,9 Triliun Investasi dan 1.880 Lapangan Kerja di KEK ETKI Banten
KEK ETKI Banten atau D-HUB SEZ merupakan kawasan ekonomi khusus seluas 59,68 hektare di BSD City. Kawasan ini dikembangkan sebagai model ekosistem terintegrasi: institusi pendidikan internasional dan akademi nasional berperan sebagai pemasok talenta, sementara sektor digital, kesehatan, dan industri kreatif menjadi lapangan pekerjaan baru.
Sejak disahkan hingga Semester I 2026, KEK ETKI Banten telah merealisasikan investasi kumulatif Rp1,9 triliun. Kawasan ini juga menciptakan 1.880 lapangan kerja dari 27 pelaku usaha, sekaligus menegaskan posisi Banten sebagai kawasan strategis bagi investasi asing.