TANGERANG — Indra Wahyudi, warga Kelurahan Neroktog, Kecamatan Pinang, berhasil melacak keberadaan sepeda motornya yang raib hingga ke wilayah Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Pencarian mandiri tersebut membuahkan hasil setelah korban mengikuti titik koordinat Global Positioning System (GPS) yang masih aktif terpasang pada kendaraannya.
Kecurigaan korban bermula saat melihat sebuah mobil pick up yang terparkir di pinggir jalan dengan bak tertutup terpal biru. Setelah berkoordinasi dengan pengurus lingkungan dan aparat kepolisian, mobil tersebut digeledah dan ditemukan tiga unit sepeda motor, termasuk milik korban.
Indra menceritakan, koordinat digital sempat menunjukkan posisi motornya berada di sekitar Tangcity Mall sebelum bergerak ke arah Gading Serpong. Meskipun motor tidak terlihat di jalan raya, sinyal GPS terus menuntunnya hingga ke sebuah area perumahan di Pagedangan.
“Curiga dengan mobil pick up, tapi kita takut mau bongkar, terus kita berkoordinasi dengan RT, RW dan kepolisian setempat untuk membongkar mobil tersebut, benar ada tiga unit termasuk motor saya,” tegas Indra, Minggu (10/5/2026).
Satu orang terduga pelaku berhasil diamankan di lokasi penemuan. Saat ini, kepolisian masih mendalami keterlibatan pelaku lain dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tersebut.
Proses pengejaran ini sempat terkendala karena perangkat GPS pada motor korban dalam kondisi tidak aktif akibat kehabisan kuota data. Indra segera melakukan pengisian ulang pulsa data sesaat setelah menyadari kendaraan miliknya hilang dari parkiran rumah.
“Saya inget ada GPS tapi mati karena belum diisi kuota, setelah diisi saya lacak ada di sekitaran Kebon Nanas dekat Tangcity. Kita kejar tapi bergerak ke arah Gading Serpong meski sempat berhenti titik koordinatnya,” ungkap Indra.
Meski titik koordinat sempat berhenti di beberapa lokasi, motor tersebut sulit ditemukan secara fisik karena diduga sudah berada di dalam bak mobil pick up sejak awal pelarian. Korban terus membuntuti pergerakan sinyal tersebut hingga radius 100 meter dari posisi terakhirnya di Pagedangan.
Peristiwa pencurian motor ini terjadi pada Jumat (8/5/2026) siang di wilayah Neroktog, Kecamatan Pinang. Sebelumnya, motor tersebut digunakan oleh istri Indra untuk menjemput anak mereka dari lokasi Bimba yang tidak jauh dari rumah.
Indra baru menyadari motornya hilang pasca salat Jumat saat hendak pergi bersama rekannya. Setelah bertanya kepada istri, ibu, dan tetangga sekitar yang tidak melihat keberadaan motor, ia langsung berinisiatif membuka aplikasi pelacak di ponselnya.
Kasus ini kini telah ditangani secara resmi oleh Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota. Korban telah melayangkan laporan kepolisian melalui Mapolsek Pinang untuk proses hukum lebih lanjut terhadap pelaku dan pengembangan barang bukti lainnya.