TANGERANG — Polresta Tangerang mengerahkan puluhan personel untuk mengawal jalannya nonton bareng (nobar) laga klasik Persija Jakarta kontra Persib Bandung. Fokus pengamanan tersebar di sejumlah titik keramaian yang menjadi basis massa kedua suporter di wilayah Kabupaten Tangerang.
Meski pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, antusiasme pendukung di tingkat lokal tetap tinggi. Polisi menilai perlu ada kehadiran petugas di lapangan untuk memantau langsung titik-titik kumpul suporter guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kepolisian telah memetakan sejumlah titik rawan yang menjadi lokasi berkumpulnya para suporter. Personel diterjunkan ke beberapa kecamatan kunci, di antaranya Kecamatan Pasar Kemis, Rajeg, Kronjo, Panongan, Cikupa, hingga Cisoka.
Kegiatan pengamanan diawali dengan apel siaga untuk memastikan kesiapan seluruh anggota sebelum bergeser ke lokasi ploting. Selain berjaga di lokasi nobar, petugas juga menjalankan patroli dialogis untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat sekitar.
“Pengamanan dilakukan sebagai langkah antisipasi guna memastikan kegiatan nobar berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.
Kapolresta menegaskan bahwa tujuan utama pengerahan pasukan ini adalah memberikan rasa nyaman bagi warga yang ingin menikmati pertandingan. Namun, ia memberikan catatan keras terkait perilaku suporter di jalan raya setelah laga usai.
Indra mengimbau seluruh pendukung, baik dari kubu Persija maupun Persib, untuk menjunjung tinggi sportivitas. Pihak kepolisian melarang adanya aksi konvoi kendaraan bermotor yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Terutama dengan tindakan yang mengganggu pengguna jalan lain seperti penggunaan knalpot bising, menyalakan flare, hingga menutup akses jalan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Polresta Tangerang mengedepankan pendekatan humanis. Petugas di lapangan diinstruksikan untuk aktif melakukan pemantauan sekaligus berdialog dengan para koordinator suporter di masing-masing lokasi nobar.
Langkah ini diambil untuk membangun kesepahaman agar para pendukung tidak mudah terpancing oleh provokasi, baik di lokasi acara maupun di media sosial. Sinergi dengan koordinator lapangan dianggap efektif untuk meredam tensi tinggi yang biasanya menyelimuti laga rivalitas ini.
Hingga peluit panjang dibunyikan, situasi di sejumlah titik nobar di wilayah Kabupaten Tangerang dilaporkan tetap terkendali. Tidak ada insiden menonjol yang mengganggu kenyamanan warga selama maupun sesudah pertandingan berlangsung.