Wagub Banten Minta APJI Latih Pengelola Dapur MBG Demi Jamin Mutu Makanan Bergizi Gratis

Penulis: Aditya Nugraha  •  Jumat, 22 Mei 2026 | 10:31:47 WIB
Wakil Gubernur Banten mendorong APJI memberikan pelatihan pengelola dapur MBG untuk jaminan mutu makanan bergizi.

SERANG — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah meminta Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) memberikan pelatihan kepada pengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan kualitas dan keamanan pangan yang disajikan kepada masyarakat.

“Saya melihat APJI ini organisasi yang profesional. Perlu dukungan APJI untuk melatih para pelaku usaha agar mereka lebih profesional dan memahami cara menjaga mutu makanan yang baik,” kata Dimyati dalam keterangan di Serang, Kamis.

Jamin Mutu dan Gizi Program MBG

Menurut Dimyati, pelatihan dari APJI bukan sekadar formalitas. Sektor jasa boga yang terstandarisasi menjadi fondasi utama agar program pemenuhan gizi nasional berjalan sesuai harapan. Ia juga menyoroti peran strategis industri ini dalam menyerap ratusan ribu tenaga kerja di Banten.

“Selain mendukung kelancaran program, sektor ini mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah, menarik investasi, hingga memajukan pariwisata lewat pelestarian kuliner lokal,” ujarnya.

APJI Siap Bentuk Satgas Pelatihan

Ketua Umum DPP APJI Tashya Megananda Yukki menyambut arahan tersebut. Pihaknya menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Banten dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) APJI. Satgas ini akan bertugas melatih para relawan dan mitra dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“APJI sangat fokus pada keamanan pangan. Kami berharap seluruh pengusaha jasa boga dan pelaku kuliner di Banten dapat tersertifikasi dan mendapatkan pelatihan yang memadai,” tutur Tashya.

Sudah Dipercaya Kementerian Pertahanan

Komitmen APJI dalam menjaga standar keamanan pangan, kata Tashya, telah diakui di tingkat nasional. Saat ini, organisasi tersebut tengah bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan dan Universitas Pertahanan. Kerja sama itu untuk melatih manajemen katering bagi 32 ribu Sarjana Penggerak Pembangunan yang disiapkan menjadi pimpinan dapur MBG.

Melalui standarisasi dan pelatihan tersebut, ia meyakini makanan yang disajikan kepada masyarakat luas dapat terjamin dari segi kesehatan, rasa, pelayanan, hingga mutu pangannya.

Reporter: Aditya Nugraha
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top