Dua Sapi Kurban Terlepas di Kota Tangerang, Satu Tercebur Gorong-gorong Berhasil Dievakuasi BPBD

Penulis: Chandra Kusuma  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 12:45:40 WIB
Petugas BPBD Kota Tangerang mengevakuasi sapi kurban yang tercebur ke gorong-gorong di Neglasari.

TANGERANG — Dua peristiwa terpisah mewarnai proses penyembelihan hewan kurban di Kota Tangerang, Rabu. BPBD Kota Tangerang menerjunkan tim pemadam kebakaran dan penyelamatan setelah menerima laporan warga melalui layanan pengaduan 112.

Bagaimana Proses Evakuasi Sapi yang Lepas Saat Hendak Disembelih?

Peristiwa pertama terjadi di Jalan LP Wanita, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, pukul 09.15 WIB. Seekor sapi kurban terlepas setelah tali pengikatnya putus saat hendak disembelih.

Petugas melakukan pengejaran dan memasang jebakan di area pergudangan VIVO. Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam hingga sapi berhasil diamankan dengan selamat.

“Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat. Alhamdulillah dua kejadian evakuasi sapi kurban hari ini dapat ditangani dengan baik dan seluruh hewan berhasil diamankan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar.

Sapi Tercebur Gorong-gorong di Neglasari, Berapa Lama Proses Evakuasi?

Kejadian kedua berlangsung di Jalan Batu Panjang, Kelurahan Batusari, Kecamatan Neglasari, pukul 13.33 WIB. Seekor sapi dilaporkan tercebur ke gorong-gorong di depan Pergudangan Duta Indah Star Hub.

Petugas dari Pos Belendung langsung menuju lokasi dan mengevakuasi sapi menggunakan peralatan tali dan tripod. Sapi berhasil diangkat dari gorong-gorong dalam kondisi selamat.

Peralatan Apa Saja yang Dikerahkan untuk Evakuasi?

Untuk menangani dua kejadian tersebut, BPBD Kota Tangerang mengerahkan satu unit mobil Rangga, satu unit Rangga Mako, serta personel dari UPT Damkar Cibodas, Pos Belendung, dan Mako. Sementara itu, evakuasi sapi di Neglasari menggunakan satu unit mobil Panther dan tiga personel penyelamatan.

Imbauan BPBD: Pastikan Tali Pengikat Hewan Kurban Kuat

Mahdiar mengimbau masyarakat untuk memeriksa kondisi tali pengikat hewan kurban sebelum proses penyembelihan. Langkah ini penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.

“Keselamatan masyarakat dan hewan kurban harus sama-sama diperhatikan. Pastikan pengamanan hewan dilakukan dengan baik dan melibatkan petugas jika dibutuhkan,” pungkasnya.

Reporter: Chandra Kusuma
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top