Libur Idul Adha dan Pancasila, InJourney Airports Siapkan 37 Bandara Layani 3 Juta Penumpang

Penulis: Dimas Prasetyo  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 14:12:01 WIB
InJourney Airports siapkan 37 bandara layani 3 juta penumpang selama libur Idul Adha dan Pancasila.

BANTEN — Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, merinci dua puncak kepadatan diproyeksikan terjadi pada Selasa (26/5) dan Senin (1/6). Pada 26 Mei, volume penumpang diperkirakan mencapai 412.000 orang dengan 3.000 penerbangan, sementara pada 1 Juni—yang bertepatan dengan libur nasional Hari Lahir Pancasila—jumlahnya melonjak ke 423.000 penumpang dengan jumlah penerbangan yang sama.

“Kami berupaya memastikan perjalanan udara masyarakat melalui seluruh bandara InJourney Airports dapat berjalan lancar dan nyaman pada libur Idul Adha yang berdekatan dengan akhir pekan, dan kemudian libur nasional Hari Lahir Pancasila,” ujar Pahlevi dalam keterangan resmi, Kamis (28/5).

Antisipasi Bandara: Slot Time hingga Parkir Pesawat

Untuk mengantisipasi lonjakan, InJourney Airports telah menyiapkan sejumlah langkah operasional. Manajemen bandara sudah mengatur ulang slot time atau jadwal lepas landas dan pendaratan pesawat guna menghindari penumpukan di landasan. Penempatan parkir pesawat di sisi udara juga menjadi perhatian utama agar alur kedatangan dan keberangkatan penumpang tidak tersendat.

Koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, seperti maskapai, otoritas bandara, dan pengelola transportasi publik, juga diperkuat. Fokusnya memastikan setiap tahap perjalanan—dari check-in, boarding, hingga penanganan bagasi—berjalan mulus. Pahlevi menambahkan, seluruh staf bandara akan siaga melayani penumpang sepenuh hati.

Siapa yang Paling Terdampak Lonjakan Ini?

Penumpang yang terbang dari lima bandara tersibuk di Indonesia akan merasakan dampak paling signifikan. InJourney Airports mengelola Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), I Gusti Ngurah Rai (Bali), Juanda (Surabaya), Sultan Hasanuddin (Makassar), dan Kualanamu (Deli Serdang). Di bandara-bandara ini, arus penumpang diprediksi menjadi yang terpadat, sehingga waktu tunggu di area check-in dan pengambilan bagasi berpotensi lebih lama.

Bagi warga yang mudik atau berlibur, disarankan tiba lebih awal di bandara. Ketersediaan transportasi publik menuju dan dari bandara juga sudah dikoordinasikan agar tidak terjadi penumpukan penumpang di terminal kedatangan.

Apa yang Harus Dilakukan Penumpang Agar Perjalanan Lancar?

Penumpang disarankan untuk tiba di bandara setidaknya tiga jam sebelum jadwal keberangkatan. Pastikan dokumen perjalanan sudah lengkap dan periksa jadwal penerbangan secara berkala melalui aplikasi resmi maskapai atau bandara. Mengingat potensi kepadatan, menggunakan transportasi publik seperti kereta bandara atau bus dapat menjadi pilihan untuk menghindari kemacetan di sekitar terminal.

Dengan persiapan yang matang, InJourney Airports optimistis lonjakan 3 juta penumpang ini dapat terlayani dengan aman dan nyaman, meski masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi keterlambatan akibat padatnya lalu lintas udara.

Reporter: Dimas Prasetyo
Sumber: kabarbursa.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top