Gojek Gandeng Halodoc, Beli Obat Kini Bisa Lewat Aplikasi — Ini Panduan Aman buat Pengguna Baru

Penulis: Bramantyo Wicaksono  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 00:43:01 WIB
Gojek dan Halodoc meluncurkan layanan GoMed untuk beli obat dan konsultasi dokter secara daring.

BANTEN — Kolaborasi antara Gojek dan Halodoc bukan sekadar layanan pesan-antar biasa. Lewat fitur GoMed yang terintegrasi langsung dengan platform telemedis Halodoc, pengguna bisa melakukan konsultasi dokter secara daring, memperoleh resep digital, dan langsung menebusnya — semua dalam satu aplikasi.

Riset internal menunjukkan, integrasi layanan logistik instan dengan platform kesehatan digital ini mampu meningkatkan efisiensi distribusi obat hingga 60 persen dibandingkan metode konvensional di kota-kota besar. Artinya, waktu tunggu pasien untuk mendapatkan obat jauh lebih singkat.

Bagaimana Cara Kerja GoMed?

Bagi pengguna baru, alurnya cukup sederhana. Pertama, buka aplikasi Gojek dan cari ikon palang medis bertuliskan GoMed. Jika tidak muncul di halaman utama, klik tombol "More" atau "Lainnya" untuk menemukan daftar lengkap layanan.

Setelah masuk, pengguna akan dihadapkan pada tiga kategori obat: Obat Bebas (lingkaran hijau) yang bisa dibeli tanpa resep, Obat Bebas Terbatas (lingkaran biru) dengan peringatan khusus, dan Obat Keras (lingkaran merah) yang wajib menyertakan resep dokter valid atau hasil konsultasi di platform.

Sistem GPS akan mendeteksi lokasi Anda dan mencarikan apotek mitra terdekat — seperti Kimia Farma, Century, Guardian, atau apotek lokal berizin — untuk meminimalkan ongkos kirim dan memastikan obat sampai dalam waktu kurang dari 60 menit. Pembayaran bisa dilakukan lewat GoPay, PayLater, atau kartu kredit/debit.

Keamanan Obat dan Perlindungan Konsumen

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selama ini terus memperingatkan soal peredaran obat palsu di pasar gelap digital. Dengan menggunakan GoMed, konsumen terlindungi karena rantai pasoknya terpantau secara digital — obat dikirim langsung dari apotek fisik yang legal ke tangan konsumen tanpa perantara pihak ketiga yang tidak terverifikasi.

Setiap apotek mitra wajib memiliki Surat Izin Apotek (SIA) dan Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA). Kemasan obat juga disegel rapat untuk menjaga privasi pengguna. Selain itu, riwayat transaksi tersimpan di aplikasi, memudahkan pengguna memantau penggunaan obat di masa lalu untuk konsultasi dokter berikutnya.

Aturan Resep Digital yang Perlu Dipahami

Kendala yang sering ditemui pengguna adalah saat harus membeli obat keras. Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) mewajibkan penggunaan resep untuk obat-obat tertentu guna mencegah penyalahgunaan dan resistensi antibiotik. Di GoMed, pengguna bisa mengunggah foto resep dokter atau langsung melakukan konsultasi di platform Halodoc untuk mendapatkan resep digital.

Layanan ini menjadi solusi bagi masyarakat urban yang memiliki mobilitas tinggi namun tetap ingin memprioritaskan kesehatan. Dengan kata lain, urusan beli obat kini tidak lagi harus antre di apotek — cukup dari genggaman tangan.

Reporter: Bramantyo Wicaksono
Sumber: mawar#4193 This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top