LEBAK — Perputaran uang di tingkat petani di Lebak dan Pandeglang diperkirakan mencapai Rp250 miliar sampai Rp300 miliar selama musim panen ini. Angka itu berasal dari realisasi penyerapan gabah kering panen oleh Perum Bulog yang sudah menembus 17 ribu ton setara beras, dengan harga pembelian pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram.
Kepala Cabang Perum Bulog Lebak Pandeglang Muhammad Syaukani mengatakan, capaian tersebut setara dengan 34 juta kilogram gabah kering panen yang sudah diserap dari petani. "Kami meyakini pendapatan sebesar itu dipastikan ekonomi petani cukup sejahtera," ujarnya di Lebak, Jumat (6/6/2026).
Dari target tahunan 24 ribu ton setara beras, Bulog Lebak Pandeglang baru merealisasikan 17 ribu ton hingga awal Juni. Syaukani mengaku optimistis sisa target bisa dipenuhi sebelum Desember 2026. "Kami mengoptimalkan penyerapan gabah dan beras selama musim panen berlangsung," katanya.
Untuk mempercepat serapan, Bulog mengerahkan tim penjemputan pangan (TPP) yang langsung turun ke lahan petani. Selain itu, kerja sama dengan TNI, Polri, penyuluh pertanian, Dinas Pertanian, dan Dinas Ketahanan Pangan terus digencarkan.
Seluruh beras yang diserap dari petani akan dijadikan cadangan beras pemerintah (CBP). Stok ini digunakan untuk mendukung program bantuan pangan yang digulirkan Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada 415 ribu penerima bantuan pangan (PBP) di wilayah Lebak dan Pandeglang.
"Kami menyalurkan bantuan pangan untuk alokasi Februari-Maret 2026 dengan masing-masing menerima 20 kg beras dan minyak goreng 4 liter," jelas Syaukani.
Bulog membeli gabah kering panen dengan harga Rp6.500 per kilogram sesuai HPP yang ditetapkan pemerintah. Syaukani menegaskan, kebijakan ini menjadi jaring pengaman agar harga gabah tidak jatuh saat panen raya. "Penyerapan gabah dan beras dipastikan tingkat kehidupan ekonomi petani sejahtera," ujarnya.
Dengan realisasi 17 ribu ton setara beras, Bulog Lebak Pandeglang menjadi salah satu cabang dengan serapan tertinggi di Banten. Pihaknya terus mengimbau petani untuk menjual gabah langsung ke Bulog atau mitra resmi agar harga tetap sesuai HPP.