TANGERANG — Tren hunian tapak di Indonesia masih mendominasi pasar properti nasional. Data Rumah123 awal 2026 mencatat rumah tapak sebagai jenis properti paling diminati dengan porsi pencarian mencapai 59,8 persen, terutama dari kelompok usia produktif 25–34 tahun.
Fenomena itu turut mendorong penjualan klaster Vireya di kawasan BSD City, Tangerang, Banten. Klaster perdana Lynelle dan Lynelle Parcs berhasil menjual lebih dari 300 unit dalam waktu singkat setelah diluncurkan pada Oktober 2025.
Melanjutkan kesuksesan tersebut, PT Sinar Hankyu Hanshin Mas meluncurkan klaster residensial terbaru bernama Vyorelle pada April 2026. Fase pertama yang dirilis pada Mei 2026 langsung terserap 90 persen oleh pasar.
"Melalui Vyorelle, kami kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menjadi bagian dari kawasan hunian yang masih dalam tahap awal pengembangan dan memiliki prospek nilai investasi jangka panjang," kata Presiden Direktur PT Sinar Hankyu Hanshin Mas Theodore G. Thenoch, Selasa.
Vyorelle mengusung konsep Earthy Arch Living dengan fasad lengkungan elegan yang dipadukan dengan tata ruang lebih optimal. Desain ini mengadopsi filosofi Japanese living quality yang menekankan kenyamanan, efisiensi ruang, dan perhatian terhadap detail hunian.
Wakil Presiden Direktur PT Sinar Hankyu Hanshin Mas Ichiro Yamamoto menambahkan, perusahaannya memiliki pengalaman lebih dari 100 tahun dalam pengembangan kawasan hunian di Jepang. Nilai tersebut diimplementasikan pada Vyorelle melalui perencanaan ruang yang lebih fungsional dan sesuai kebutuhan keluarga modern.
"Kami optimistis klaster ini dapat menjadi pilihan hunian ideal bagi keluarga muda yang menginginkan kualitas hidup lebih baik di kawasan berkembang dengan fasilitas yang lengkap dan terintegrasi," ujar Yamamoto.
Klaster Vyorelle menyediakan hunian dua lantai dengan luas tanah mulai 60m², 66m², dan 98m², serta luas bangunan 53m², 78m², dan 116m². Tipe kamar tersedia dari 2 kamar tidur hingga 4+1 kamar tidur, dengan 2 hingga 3+1 kamar mandi.
Harga yang ditawarkan mulai Rp1,2 miliar untuk tipe 53/60, Rp1,5 miliar untuk tipe 78/66, dan Rp2,4 miliar untuk tipe 116/98. Kawasan ini juga dilengkapi vibrant commercial lane, river walk, outdoor gym, taman bermain anak, jogging track sepanjang 10 kilometer, dan clubhouse.
Lokasi Vireya berada di bagian timur BSD City yang telah matang. Akses menuju berbagai fasilitas seperti Eka Hospital, AEON Mall, ICE BSD, dan sekolah-sekolah internasional seperti Wellington College BSD dan Deutsche Schule Jakarta terbilang dekat.
Dari sisi transportasi, kawasan ini terhubung dengan Tol Jakarta-Serpong, Tol JORR 2, dan Tol Serpong-Balaraja. Penghuni juga bisa memanfaatkan Commuter Line melalui Stasiun Rawa Buntu serta feeder bus dari dan ke berbagai titik.