BANTEN — Berdasarkan pantauan VIVA Otomotif dari laman resmi masing-masing merek per 25 Juli 2026, rentang harga MPV di Indonesia sangat bervariasi. Menjelang ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, konsumen bisa memilih model sesuai kebutuhan dan anggaran, mulai dari kendaraan niaga hingga mobil keluarga berteknologi elektrifikasi.
Di segmen paling terjangkau, Wuling Formo S menjadi yang termurah dengan banderol Rp167,8 juta. Lebih tinggi sedikit, Wuling Confero dibanderol mulai Rp188,3 juta. Daihatsu Xenia dipasarkan Rp229,65 juta, Suzuki Ertiga Rp236,1 juta, dan Toyota Avanza Rp244,2 juta.
Persaingan makin ramai dengan kehadiran Hyundai Stargazer (Rp258,2 juta), Wuling Cortez S (Rp266 jutaan), Mitsubishi Xpander (Rp270 jutaan), serta Nissan Livina yang masih di angka Rp316,5 juta. Semua model ini menawarkan kapasitas tujuh penumpang dengan fitur keselamatan dan kenyamanan yang makin kompetitif.
Pilihan MPV ramah lingkungan juga bertambah. Toyota Veloz Hybrid dijual mulai Rp303 juta, sementara BYD M6 hadir sebagai MPV listrik dengan harga Rp383 juta. Keduanya menyasar konsumen yang ingin beralih ke teknologi elektrifikasi tanpa meninggalkan fungsionalitas mobil keluarga.
Bagi yang butuh ruang kabin lebih luas, Toyota Kijang Innova Zenix tersedia mulai Rp454 jutaan. Toyota Voxy juga masih jadi pilihan premium dengan harga Rp641 jutaan. Di kelas atas, persaingan tak lagi hanya dari merek Jepang. Maxus Mifa 7, Denza D9, dan Maxus Mifa 9 mengandalkan penggerak listrik dan kabin mewah untuk menarik konsumen premium.
Puncak harga masih dipegang Toyota Alphard dan Vellfire. Alphard bermesin bensin mulai Rp1,29 miliar, sedangkan varian hybrid Alphard dan Vellfire menembus kisaran Rp1,4 miliar hingga Rp1,8 miliar. Dengan rentang harga selebar itu, GIIAS 2026 yang akan digelar di ICE BSD City diprediksi akan semakin meramaikan pilihan MPV di Indonesia.