Pencarian

BYD Incar Takhta Teratas, Tapi Selisih 6 Juta Unit dengan Toyota Masih Jauh

Sabtu, 25 Juli 2026 • 14:36:01 WIB
BYD Incar Takhta Teratas, Tapi Selisih 6 Juta Unit dengan Toyota Masih Jauh

BANTEN — Data penjualan global 2025 yang dirangkum VIVA dari Slashgear, Jumat (24/7/2026), menunjukkan Toyota masih perkasa. Angka 11,3 juta unit menjadi rekor baru dan mempertahankan mahkota selama enam tahun beruntun. Toyota RAV4, Camry, dan Tacoma menjadi tulang punggung di Amerika Serikat, sementara Innova Hycross, Urban Cruiser Hyryder, dan Crown mendongkrak angka di Jepang dan India.

Strategi Toyota: Bensin, Hybrid, hingga Listrik dalam Satu Atap

Pendekatan multi-powertrain dinilai menjadi kunci Toyota tetap diminati di berbagai pasar. Dari mesin bensin konvensional, hybrid, plug-in hybrid, hingga baterai listrik penuh, Toyota menawarkan opsi yang bisa disesuaikan dengan preferensi konsumen lokal. Strategi ini membuat produsen Jepang itu tidak hanya bergantung pada satu jenis teknologi, berbeda dengan BYD yang lebih fokus pada kendaraan listrik murni.

BYD Target Nomor Satu dalam Lima Tahun

BYD tidak menyembunyikan ambisinya. Pada Juni 2026, perusahaan menyatakan target menjadi produsen mobil terbesar di dunia dalam waktu lima tahun — meski belum masuk pasar Amerika Serikat secara penuh. Ekspansi agresif di Eropa dan adopsi teknologi ultra-fast charging menjadi senjata utama untuk menarik konsumen baru di tengah persaingan kendaraan listrik yang semakin ketat.

Jaringan Global dan Selisih 6 Juta Jadi Hambatan Nyata

Walau pertumbuhan BYD impresif, jalan menuju puncak masih panjang. Selisih penjualan kedua perusahaan mencapai 6,7 juta unit. Toyota memiliki jaringan produksi, distribusi, dan purna jual yang dibangun selama puluhan tahun di hampir setiap negara. BYD harus mengejar ketertinggalan infrastruktur dan kepercayaan konsumen yang sudah melekat pada Toyota — terutama di pasar yang belum familiar dengan merek asal China tersebut.

Bagikan
Sumber: viva.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks