TANGERANG — Sebanyak belasan pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi mengemban tugas baru pasca pelantikan Jumat lalu. Mereka diminta tidak hanya menyesuaikan diri dengan tempat kerja baru, tetapi juga langsung tancap gas melanjutkan program pembangunan yang sudah berjalan.
Beni Rachmat menegaskan, rotasi dan mutasi yang dilakukan bukan sekadar seremonial belaka. Langkah ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi yang diharapkan mampu memicu peningkatan kinerja perangkat daerah secara keseluruhan.
“Saya berharap teman-teman yang kemarin Jumat dilantik bisa membawa semangat baru dan berkinerja tinggi,” ujar Beni saat dikonfirmasi pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Para pejabat yang baru dilantik diingatkan untuk segera mempelajari kondisi lapangan. Mereka harus memastikan program-program yang telah disusun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang dapat dieksekusi dengan baik.
“Saya berharap pejabat yang baru dapat melanjutkan program yang telah berjalan dan menjalankan tugas sesuai tupoksi dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.
Adaptasi cepat menjadi kata kunci dalam momen pergantian pejabat ini. Pasalnya, roda pemerintahan tidak boleh berhenti hanya karena ada pergeseran posisi.
Langkah Pemkab Tangerang melakukan rotasi ini merupakan hal yang lumrah dalam birokrasi pemerintahan. Tujuannya jelas, memberikan pengalaman baru bagi aparatur sipil negara (ASN) sekaligus menghadirkan perspektif segar dalam pengelolaan urusan publik di masing-masing dinas.
Dengan semangat baru yang dibawa para pejabat eselon II, diharapkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang terus meningkat. Target pembangunan daerah pun diharapkan dapat tercapai secara optimal sesuai visi misi yang telah ditetapkan.