BANTEN — Suzuki Filipina memperluas lini kendaraan komersialnya lewat kehadiran Carry Patrol Van. Model ini dirancang bukan untuk pasar ritel umum, melainkan menyasar kebutuhan operasional instansi pemerintah daerah, kepolisian wilayah, hingga tingkatan kelurahan.
Konsep armada dinas di Asia Tenggara memang berbeda jauh dengan pendekatan kepolisian di Amerika Utara yang kerap mengandalkan SUV besar berteknologi tinggi. Di kawasan ini, prioritasnya lebih pragmatis: mampu menyusuri gang sempit dan pemukiman padat, plus biaya operasional harian yang rendah.
Secara teknis, Carry yang dipasarkan di Filipina menggunakan platform yang identik dengan unit di Indonesia. Bentuknya bergaya cab-over wide-body, dimensinya lebih besar ketimbang versi kei car yang khusus dijual di pasar domestik Jepang.
Yang membedakan Patrol Van dari Carry standar adalah modul karoseri belakang tipe troop carrier alias pengangkut personel. Kabin belakangnya ditata dengan dua baris bangku panjang yang saling berhadapan, sehingga total bisa menampung 10 orang personel sekaligus.
Sebagai kendaraan operasional, Suzuki membekalinya dengan kelengkapan standar patroli. Ada lampu rotari merah-biru, sirine multifungsi, dan pengeras suara eksternal atau PA speaker untuk menyampaikan imbauan ke masyarakat.
Lantai kabin belakang dilapisi plat besi bordes anti-selip yang tahan banting dan gampang dibersihkan. Tersedia pula pijakan kaki terintegrasi di bumper belakang supaya personel mudah naik-turun kendaraan. Jendela sampingnya memakai bahan kanvas fleksibel yang bisa digulung saat cuaca cerah, dengan pengait pengunci khusus untuk kondisi hujan.
Meski tampil dengan karoseri yang tidak biasa, konstruksi dasarnya tetap mengandalkan sasis ladder frame dengan panjang total 4.195 mm. Suspensi depan memakai MacPherson Strut, sementara belakang mengandalkan per daun bertingkat agar tetap stabil saat membawa beban penuh.
Soal jantung mekanis, Carry Patrol Van menggendong mesin bensin K15B-C 4 silinder 1.500 cc yang diletakkan di bawah jok depan. Tenaga maksimalnya mencapai 95 dk dengan torsi puncak 135 Nm. Tenaga disalurkan ke roda belakang melalui transmisi manual 5 percepatan.
Dengan banderol 822.000 PHP atau sekitar Rp 227,3 jutaan, Carry Patrol Van menawarkan kapasitas angkut yang sulit ditandingi kendaraan sejenis di kelasnya. Kombinasi daya angkut nyaris 1 ton dan kabin untuk 10 personel menjadikannya opsi menarik bagi instansi yang butuh mobilitas tinggi dengan biaya terjangkau.