KABUPATEN TANGERANG — Ribuan api obor menerangi area Taman Makam Pahlawan (TMP) Raden Arya Wangsakara, Pagedangan, saat upacara renungan suci berlangsung tepat pukul 00.00 WIB. Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, hadir sebagai inspektur upacara kehormatan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Prosesi yang berlangsung khidmat ini bukan sekadar seremoni tahunan. Bupati Maesyal menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum kolektif untuk memperkuat tekad melanjutkan perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga.
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal mengingatkan bahwa banyak pahlawan yang gugur tanpa meninggalkan nama. Mereka berjuang dengan sepenuh hati dan keikhlasan demi kemerdekaan, sebuah pengorbanan yang harus terus digelorakan kepada generasi muda.
"Perjuangan para pahlawan adalah perjuangan kami pula dan jalan kebajikan yang ditempuh adalah jalan kami juga. Semangat juang dan pengorbanan mereka harus kita lanjutkan," ujar Bupati Maesyal di sela-sela upacara.
Ia menambahkan, momentum ini juga menjadi pengingat bahwa mengisi kemerdekaan bisa dilakukan dengan berperan aktif dalam pembangunan daerah. Semangat yang sama saat merebut kemerdekaan harus dialihkan untuk membangun Kabupaten Tangerang yang lebih maju.
Saat membacakan naskah renungan suci, Bupati Maesyal mengungkapkan jumlah pahlawan yang bersemayam di TMP Raden Arya Wangsakara. Tercatat sebanyak 17 pahlawan terdiri dari 4 pahlawan angkatan bersenjata dan 13 badan perjuangan.
"Kami yang hadir pada upacara renungan suci untuk mengenang arwah dan jasa-jasa pahlawan nusa dan bangsa yang telah bersemayam di Taman Makam Pahlawan Arya Wangsakara," tuturnya.
Rangkaian acara berlanjut dengan prosesi mengheningkan cipta dan tabur bunga ke makam para pahlawan. Acara ditutup dengan pembacaan doa serta penghormatan terakhir kepada arwah pahlawan yang dipimpin oleh komandan upacara.
Upacara yang berlangsung sekitar satu jam ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang. Sekretaris Daerah, Asisten Daerah, Staf Ahli, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga tampak hadir.
Unsur TNI, Polri, dan anggota Pramuka turut memeriahkan jalannya upacara. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa penghormatan terhadap jasa pahlawan adalah tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah daerah.
Bupati Maesyal berharap peringatan tahun ini membawa semangat baru bagi seluruh warga Kabupaten Tangerang. "Kita juga mendoakan semoga arwah para pahlawan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa, ditempatkan di tempat yang sebaik-baiknya," imbuhnya.