Pencarian

PLN Siagakan 45.000 Personel dan Pengamanan 5 Lapis demi Upacara 17 Agustus Bebas Kedip

Senin, 17 Agustus 2026 • 12:05:01 WIB
PLN Siagakan 45.000 Personel dan Pengamanan 5 Lapis demi Upacara 17 Agustus Bebas Kedip
PLN menyiagakan 45.000 personel di 2.275 titik siaga untuk mengamankan pasokan listrik selama upacara 17 Agustus di Ibu Kota.

BANTEN — Menjelang puncak perayaan kemerdekaan di Ibu Kota, kesiapan infrastruktur kelistrikan menjadi prioritas utama. PLN tidak hanya menyiapkan pasokan, tetapi juga sistem antisipasi berlapis yang dirancang untuk menekan risiko gangguan seminimal mungkin, terutama di titik-titik kritis seperti Istana Negara.

Cadangan Daya 9 GW dan Sistem Tanpa Kedip di Istana

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa untuk kawasan Istana Kepresidenan, pihaknya menyiapkan skema pengamanan hingga lima tingkat. Lapisan tersebut meliputi pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, hingga sistem digital Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA).

“Khusus untuk perayaan HUT ke-81 RI di Istana Negara, kami siapkan pengamanan yang berlapis sampai lima tingkat. Ini dari pembangkit, dari gardu induk, dari transmisi,” ujar Darmawan dalam keterangan resminya, Minggu (16/8/2026).

Sebagai langkah antisipasi terakhir, PLN juga menyiagakan uninterruptible power supply (UPS) dan generator cadangan di lokasi. Dengan begitu, pasokan listrik diharapkan benar-benar “tanpa kedip” selama rangkaian acara berlangsung.

Siaga Penuh: 45 Ribu Personel dan Armada Bergerak

Secara nasional, PLN memproyeksikan beban puncak kelistrikan pada 17 Agustus 2026 mencapai 42,6 gigawatt (GW). Angka ini masih jauh di bawah daya mampu pembangkit yang tercatat sebesar 51,6 GW, sehingga terdapat ruang cadang hingga 9 GW atau sekitar 21,1 persen.

“Saat ini seluruh unit PLN dalam status siaga penuh. Lebih dari 45 ribu personel kami terjunkan di 2.275 titik siaga seluruh Indonesia. Semua bergerak dan semua fokus,” tegas Darmawan.

Untuk mempercepat respons jika terjadi gangguan, perusahaan menyiapkan 1.517 unit genset, 559 unit UPS, dan 1.286 unit gardu bergerak. Armada pendukung seperti 75 unit kabel bergerak, 318 truk crane, serta ribuan kendaraan operasional juga disiagakan di berbagai titik rawan.

Bukan Hanya 17 Agustus: Pemulihan Cepat Pascagempa Flores

Kesiapsiagaan PLN tidak berhenti pada pengamanan upacara. Darmawan menyebut timnya juga bergerak cepat merespons kondisi darurat di lapangan, salah satunya pascagempa yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Begitu gempa terjadi, petugas langsung diterjunkan untuk memeriksa dan memperbaiki infrastruktur yang terdampak. Hasilnya, sebelas gardu induk yang sempat padam dilaporkan sudah kembali bertegangan pada sore harinya.

“Alhamdulillah, sore tadi 11 gardu induk yang terdampak sudah kembali bertegangan, selanjutnya proses penormalan dilakukan secara bertahap hingga ke pelanggan,” jelas Darmawan.

Di sisi lain, sistem kelistrikan Kalimantan yang sempat terganggu pada sisi pembangkit juga dilaporkan pulih bertahap. Tambahan pasokan dari dua pembangkit dinilai mampu memperkuat stabilitas sistem di wilayah tersebut.

Dengan kombinasi personel siaga, cadangan peralatan, dan skema pengamanan berlapis, PLN menegaskan komitmennya menjaga keandalan listrik—baik untuk hajatan kenegaraan maupun kondisi darurat di daerah. Langkah ini menjadi krusial mengingat listrik adalah urat nadi kelancaran seluruh rangkaian acara kenegaraan dan aktivitas masyarakat luas.

Follow bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks