KABUPATEN TANGERANG — PERUMDAM TKR memastikan penanganan gangguan distribusi air di Kosambi Barat tidak berhenti pada pekerjaan teknis semata. Klaim bahwa perbaikan pipa "gak ngefek" dibantah dengan merujuk pada kondisi terbaru di lapangan yang menunjukkan aliran air telah pulih.
Direktur Utama PERUMDAM TKR, Sofyan Sapar, menyatakan proses pemulihan jaringan memang membutuhkan jeda waktu antara selesainya pekerjaan teknis dengan kembalinya aliran air secara normal ke rumah pelanggan. Hal ini merupakan bagian dari penyesuaian sistem distribusi.
"Aliran air di Kosambi Barat saat ini sudah kembali normal. Namun, kami tidak berhenti sampai di sini. Tim teknik tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tekanan dan distribusi air tetap stabil sampai ke pelanggan," ujar Sofyan, Senin 17 Agustus 2026.
Menanggapi keluhan yang sempat berkembang, Sofyan menegaskan bahwa pihaknya tidak mengabaikan aspirasi masyarakat. Jajaran direksi bersama tim teknis disebut telah turun langsung ke wilayah Kosambi Barat untuk mengawal proses pemulihan di lapangan.
Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada titik-titik yang mengalami penurunan tekanan atau gangguan distribusi setelah perbaikan pipa utama selesai dilakukan. Kehadiran manajemen di lokasi menjadi bagian dari komitmen menjaga kontinuitas pelayanan.
"Kontinuitas pelayanan menjadi komitmen kami. Karena itu, jajaran direksi bersama tim teknis terus mengawal kondisi di lapangan agar pelayanan air bersih kepada masyarakat dapat berjalan optimal," katanya.
Setelah aliran dinyatakan normal, PERUMDAM TKR tidak serta merta menarik timnya. Sebaliknya, monitoring jaringan tetap dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi potensi gangguan susulan di titik-titik tertentu yang mungkin baru muncul belakangan.
Dalam keterangan resminya, Sofyan juga menyampaikan apresiasi kepada pelanggan di Kosambi Barat yang dinilai bersabar selama proses penanganan gangguan berlangsung. Pihaknya berkomitmen menjaga kualitas dan kontinuitas pelayanan air bersih ke depan.
"Kami berterima kasih kepada masyarakat atas kesabaran dan dukungannya selama proses pemulihan. Kami akan terus berupaya menjaga kualitas dan kontinuitas pelayanan air bersih," ujarnya.
PERUMDAM TKR menegaskan bahwa informasi mengenai kondisi pelayanan publik sebaiknya mengacu pada perkembangan terbaru di lapangan. Adapun kondisi saat ini, aliran air di wilayah Kosambi Barat telah kembali normal dan proses monitoring masih terus berjalan.