BANTEN — Bentley resmi memperkenalkan Torcal, SUV listrik pertamanya yang dibangun di atas platform Porsche Cayenne Electric. Model ini diklaim sebagai Bentley paling bertenaga sejauh ini, dengan varian Torcal S menghasilkan 875 hp berkat mode launch control. Penjualan dijadwalkan mulai tahun depan dengan estimasi harga awal di kisaran 200.000 dolar AS.
Bentley Torcal muncul dalam wujud produksi penuh setelah melalui perjalanan panjang. Enam tahun lalu, pabrikan asal Crewe itu mengumumkan strategi elektrifikasi agresif yang menargetkan seluruh portofolio menjadi EV pada akhir dekade ini. Tenggat itu kini ditinggalkan, dan Bentley memilih tetap memproduksi model pembakaran—sebagian besar hybrid—selama masih memungkinkan.
Torcal bukanlah versi produksi dari konsep EXP100 GT 2019 yang berbentuk coupe dua pintu rendah. Arah desainnya juga berbeda dari konsep EXP15 tahun lalu yang mengisyaratkan SUV coupe listrik bergaya Continental. Hasil akhirnya lebih konvensional: SUV empat pintu yang lebih rendah dan lebih pendek dari Bentayga.
Panjang keseluruhan Torcal mencapai 196,2 inci, mendekati Continental GT (192,6 inci) ketimbang Bentayga sumbu roda reguler (201,8 inci). Jarak sumbu rodanya 119,0 inci, identik dengan Porsche Cayenne Electric yang menjadi donor platform. Kedua mobil juga berbagi banyak teknologi.
Bentley menawarkan dua versi awal: Torcal dan Torcal S. Keduanya menggerakkan seluruh roda lewat motor di masing-masing poros dan memakai paket baterai yang sama dengan Cayenne EV. Kapasitas totalnya 113 kWh dengan 108 kWh usable, beroperasi pada 800 volt.
Bentley menyebut sistem ini mendukung pengisian cepat DC hingga 400 kW, setara Porsche. Dalam kondisi optimal, pengisian dari 10 persen ke 80 persen bisa ditempuh dalam 16 menit. Belum ada prediksi jangkauan EPA, tetapi klaim Eropa 375 mil diperkirakan setara lebih dari 300 mil.
Meski berbagi arsitektur, tak ada Torcal yang menyamai output puncak 1.139 hp milik Cayenne Electric Turbo. Torcal reguler menghasilkan 809 hp dan torsi 880 lb-ft. Torcal S menaikkan angka itu menjadi 875 hp dan 995 lb-ft saat mode launch control aktif.
Bentley memprediksi akselerasi 0-60 mph untuk Torcal reguler 3,4 detik, sedangkan Torcal S 2,9 detik. Kecepatan puncaknya 155 mph untuk versi reguler dan 162 mph untuk S. Di lintasan uji, Torcal S berpeluang menjadi Bentley jalan raya tercepat yang pernah ada.
Teknologi lain yang diadopsi dari Cayenne EV mencakup versi Bentley dari sistem Active Ride Porsche. Sistem ini memakai tenaga hidraulis untuk menahan body roll tanpa sway bar fisik. Menurut Bentley, Torcal bisa menikung lebih tajam dari model empat pintu Bentley lainnya, namun tetap disetel untuk kenyamanan.
Berbeda dari Porsche, Torcal tidak bisa miring berlawanan arah ke dalam tikungan seperti motor. Kemudi roda belakang aktif tersedia sebagai standar.
Bagian depan mengandalkan elemen yang secara efektif merupakan grille non-fungsional, berisi elemen menyala berbentuk berlian di balik penutup bening—sesuatu yang sudah dipratinjau pada EXP15. Di bagian belakang terdapat grafis berbentuk perisai di dalam tailgate, mirip perlakuan pada Range Rover saat ini dan Aston Martin Vanquish.
Dilihat langsung di pabrik Bentley di Crewe, Torcal punya kehadiran kuat, meski pada kesan pertama tidak langsung tampak seperti Bentley.
Torcal S "First Edition" mendapat pintu buka otomatis sebagai standar, sementara versi bawahnya hanya opsi. Keempat pintu bisa terbuka bersamaan untuk kesan dramatis saat kedatangan. Port pengisian di tiap sisi—satu untuk pengisian lambat, satu untuk cepat—juga digerakkan motor.
Proyektor bisa menampilkan animasi cahaya di tanah saat pintu dibuka.
Kabin Torcal jauh lebih digital dan padat layar dibanding model Bentley lain. Ada layar sentuh melengkung besar di tengah, serupa dengan yang ada di Cayenne Electric. Namun insinyur Bentley menegaskan komponen itu bukan part bersama dan unik untuk mobil ini.
Tidak ada layar terpisah untuk penumpang depan, yang justru bisa menikmati kualitas trim dasbor. Kehadiran layar instrumen serba digital disebut sedikit mengecewakan, seiring tren produsen mewah yang mulai meninggalkannya.