Pencarian

Jannik Sinner Pilih Kapal Pesiar untuk Kabur dari Tekanan Tenis, Ini Rutinitasnya

Jumat, 28 Agustus 2026 • 16:52:01 WIB
Jannik Sinner Pilih Kapal Pesiar untuk Kabur dari Tekanan Tenis, Ini Rutinitasnya
Jannik Sinner menikmati suasana di atas kapal pesiar Explora III yang bersandar di Marseille, Prancis.

BANTEN — Rasanya mustahil membayangkan Jannik Sinner, petenis dengan jadwal turnamen padat sepanjang tahun, bisa duduk santai di atas kapal pesiar. Namun, di atas kapal anyar Explora III yang tengah bersandar di Marseille, Prancis, ia terlihat menikmati suasana. Bagi Sinner, laut adalah satu-satunya tempat di mana ia bisa benar-benar "bersembunyi" dari sorotan publik.

Petenis kelahiran San Candido, Italia, ini memang ditunjuk sebagai duta global Explora, perusahaan kapal pesiar mewah yang merancang program kebugaran untuk para penumpangnya. Baru saja menjuarai Wimbledon, Sinner memanfaatkan waktu di laut untuk memulihkan tenaga sebelum berburu gelar AS Terbuka keduanya.

Alasan Sinner Memilih Liburan di Laut

"Sangat menyenangkan bisa jauh dari segalanya—tersembunyi dengan cara tertentu," ujar Sinner kepada Condé Nast Traveler. Ia menambahkan, sebagai atlet yang selalu menjadi pusat perhatian, momen untuk mematikan ponsel dan merasa "tak tersentuh" sangatlah berharga.

Menurut Sinner, kapal pesiar mewah seperti Explora III menawarkan kualitas layanan setara hotel bintang lima. "Ini seperti hotel luar biasa yang berkeliling dunia. Kemarin kami di Genoa, hari ini di Marseille," katanya. Kualitas makanan di atas kapal juga mendapat pujian khusus darinya.

Rutinitas Pemulihan Ala Atlet Top Dunia

Di balik ketenangannya, Sinner punya ritual ketat yang wajib ia jalani. "Setelah pertandingan, saya selalu mandi es. Ini memang tidak nyaman, tapi penting," ungkapnya. Setelah itu, ia melanjutkan dengan berendam di jacuzzi untuk melepaskan ketegangan otot.

Bagi pemain tenis profesional, pemulihan adalah kunci performa. "Kami terus berganti tempat tidur dan kasur di setiap turnamen. Jika bisa, saya ingin membawa kasur sendiri ke mana pun," candanya. Ia juga mengaku bisa tidur di mana saja, termasuk di sofa hotel, sehingga perjalanan panjang terasa lebih singkat.

Kuliner Favorit: Dari Rigatoni hingga Wiener Schnitzel

Sebagai atlet, Sinner membutuhkan asupan karbohidrat tinggi. "Saya sangat suka rigatoni dengan saus tomat dan salad," katanya. Namun, saat kembali ke rumah orang tuanya di South Tyrol, kawasan berbahasa Jerman di Italia utara, ia selalu memesan wiener schnitzel, hidangan daging sapi goreng khas Austria.

Kampung halamannya di Pegunungan Dolomites adalah tempat paling ia rindukan. "Saya meninggalkan rumah saat berusia 13 tahun. Pulang ke rumah orang tua dua atau tiga kali setahun tidak pernah cukup," akunya. Menurutnya, momen di rumah adalah cara terbaik untuk memulihkan energi mental.

Destinasi Italia yang Belum Terjamah

Meski sudah keliling dunia, Sinner mengaku masih ada satu kawasan di Italia yang ingin ia jelajahi lebih dalam. "Perbukitan Tuscany itu indah, penuh sinar matahari dan kedamaian. Saya baru ke sana sekali dan ingin kembali," tuturnya. Ia juga mengungkapkan impiannya untuk menonton balapan Formula 1 di Monaco, tempat ia tinggal.

Bagi traveler yang ingin meniru gaya liburan Sinner, kapal pesiar mewah bisa menjadi alternatif menarik. Namun, jika anggaran terbatas, konsep "hotel berjalan" ini bisa digantikan dengan memilih resor tenang di tepi pantai atau pegunungan yang jauh dari keramaian. Kuncinya, seperti kata Sinner, adalah menemukan tempat di mana Anda bisa benar-benar memutus koneksi dari dunia luar.

Follow bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cntraveler.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks