Pencarian

Kemarau Enam Bulan, 400 Keluarga di Curug Kabupaten Tangerang Antre Air Hingga 2 Kilometer

Rabu, 30 September 2026 • 05:32:02 WIB
Kemarau Enam Bulan, 400 Keluarga di Curug Kabupaten Tangerang Antre Air Hingga 2 Kilometer
Warga Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, mengambil air bersih dari Stadion Mini kecamatan saat kekeringan melanda sejak Maret 2026.

TANGERANG — Kekeringan yang melanda Kabupaten Tangerang sejak Maret 2026 memaksa warga Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, mengambil air dari Stadion Mini milik kecamatan. Jarak yang harus ditempuh sekitar dua kilometer, dan mereka masih harus bergantian mengantre begitu tiba di lokasi.

Warga terdampak, Yuda Aryana, menyebut kondisi itu sudah berlangsung berbulan-bulan. Air dari stadion dipakai untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari, mulai dari memasak, minum, mencuci, hingga mandi.

"Untuk saat ini warga kita banyaknya mengambil air ke Stadion Mini punya kecamatan yang jaraknya lumayan cukup jauh juga. Kurang lebih sekitar dua kilometer dan tu pun kita ngantre juga di sana," ujar Yuda, ditemui RRI.co.id, Selasa 29 September 2026.

Warga Berharap Bantuan Air Bersih Berlanjut Selama Kemarau

Ketergantungan warga pada bantuan pemerintah meningkat seiring kemarau yang belum menunjukkan tanda berakhir. Yuda berharap distribusi air bersih bisa diberikan secara rutin, tidak hanya sekali dua kali.

"Kami selaku masyarakat ya, ya inginnya ada bantuan rutin. Karena sangat membantu juga kalau sampai dimungkinkan karena banyak juga yang memerlukan air, sampai kita pun bergantian mendapatkan bantuan," kata dia.

Menurut Yuda, warga di kampungnya harus bergiliran menerima jatah air ketika bantuan datang. Jumlah warga yang membutuhkan jauh lebih banyak dibanding pasokan yang tersedia setiap kali distribusi.

BPBD Salurkan 20.000 Liter ke Empat Titik di Dua Kecamatan

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, menyatakan pihaknya mulai menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan, salah satunya Kecamatan Curug.

Petugas Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Tangerang, Muhammad Yani, menyebut distribusi dilakukan di empat titik yang tersebar di Kecamatan Panongan dan Curug. Total 20.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga.

"Distribusi air bersih hari ini ada empat titik tersebar di dua kecamatan, di Kecamatan Panongan dan Curug. Ada 400 keluarga yang berdampak," kata Yani.

Kekeringan Berlangsung Sekitar Enam Bulan

Laporan yang diterima BPBD Kabupaten Tangerang mencatat sekitar 400 keluarga atau 1.820 jiwa mengalami krisis air bersih akibat kekeringan. Angka itu tersebar di wilayah yang menjadi sasaran distribusi air.

Yani menyebut musim kemarau di wilayah tersebut terhitung sejak Maret 2026, atau sekitar enam bulan. Rentang waktu yang panjang membuat cadangan air di sumber-sumber lokal terus menyusut.

"Untuk musim kemarau ini bencana kekeringan kita terhitung bulan Maret, berarti kisaran enam bulan," ujarnya.

BPBD Kabupaten Tangerang belum menyampaikan jadwal distribusi berikutnya. Warga berharap penyaluran air bersih berlanjut sampai hujan turun dan sumber air kembali normal.

Follow bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks