Pencarian

IHSG Diprediksi Menguat Terbatas ke 6.290-6.370, BBCA hingga ICBP Jadi Rekomendasi

Senin, 21 September 2026 • 08:07:31 WIB
IHSG Diprediksi Menguat Terbatas ke 6.290-6.370, BBCA hingga ICBP Jadi Rekomendasi
Papan digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia.

BANTEN — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat terbatas pada perdagangan Senin (21/9) dengan rentang pergerakan 6.290 hingga 6.370. Sejumlah analis menilai indeks masih rawan uji support, meski peluang naik ke 6.541-6.581 tetap terbuka selama bertahan di atas 6.370. Rekomendasi saham pun bervariasi, dari BBCA dan TLKM hingga ICBP dan UNTR.

Proyeksi itu disampaikan Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana dalam riset hariannya. Menurut dia, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan meski dengan tenaga terbatas, sembari menguji rentang 6.290-6.370.

"Kami memperkirakan IHSG menguat terbatas dan masih rawan menguji kembali 6.290-6.370. Namun, selama masih mampu berada di atas 6.370, maka terdapat peluang menguat ke rentang 6.541-6.581," ujar Herditya.

Level Support dan Resistance yang Dipantau Hari Ini

Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.279 dan 6.201, dengan resistance di 6.685 dan 6.633. Dari daftar itu, ia merekomendasikan empat saham: BBCA, BULL, KLBF, dan TLKM.

Pandangan berbeda datang dari Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova. Ia justru memperkirakan indeks saham rawan melanjutkan tren penurunan pada pekan ini.

"Penutupan yang menyentuh 6.441 pekan lalu kurang menguntungkan karena dekat dengan support Fibonacci 6.370. IHSG terlihat berkonsolidasi di bawah garis SMA-20, mengindikasikan kerawanan untuk melanjutkan tren turun di pekan ini," ujar Ivan.

Rekomendasi Saham dari Binaartha Sekuritas

Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 6.370, 6.290, dan 6.179, sementara resistance berada di 6.639, 6.752, 6.832, dan 6.916. Saham yang direkomendasikannya adalah ICBP, MEDC, PGEO, dan UNTR.

Dua pandangan itu menunjukkan pasar masih mencari arah. Satu analis melihat ruang penguatan terbatas, analis lain mewaspadai kelanjutan tren turun. Bagi investor, rentang 6.370 menjadi level kunci yang layak dicermati pada sesi hari ini.

Posisi IHSG Sebelum Sesi Perdagangan Dibuka

Pada penutupan Jumat (18/9) sore, IHSG berada di level 6.441. Indeks melemah 21,27 poin atau minus 0,33 persen dari perdagangan sebelumnya.

Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp19,25 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 32,57 miliar saham. Pada penutupan itu, 204 saham menguat, 442 saham terkoreksi, dan 144 saham stagnan.

Komposisi tersebut menggambarkan tekanan jual yang masih dominan. Jumlah saham yang turun lebih dari dua kali lipat jumlah yang naik, menandakan pasar belum sepenuhnya pulih dari aksi lepas posisi.

Apa yang Perlu Dicermati Investor Hari Ini

Rentang 6.290-6.370 menjadi area yang paling sering disebut kedua analis. Selama IHSG bertahan di atas 6.370, peluang menguat ke 6.541-6.581 masih terbuka. Sebaliknya, penurunan di bawah 6.370 membuka ruang koreksi lebih dalam menuju 6.290 bahkan 6.179.

Dari sisi pilihan saham, rekomendasi terbelah antara sektor perbankan dan konsumer (BBCA, ICBP), infrastruktur dan telekomunikasi (TLKM, PGEO), serta energi dan otomotif (MEDC, UNTR). Diversifikasi sektor ini mencerminkan ketidakpastian arah indeks dalam jangka pendek.

Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

Follow bantenklik.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks