LEBAK — Bursa calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Lebak mulai menghangat menjelang pergantian kepengurusan. Sejumlah kalangan pengusaha menilai sosok Nabil Jayabaya memiliki kapasitas mumpuni untuk menahkodai organisasi tersebut pada periode 2026-2031 mendatang.
Dorongan ini muncul setelah kepengurusan Kadin Lebak periode 2020–2025 yang dipimpin oleh Vivi Sumantri Jayabaya segera memasuki masa akhir jabatan. Pengusaha lokal menilai perlunya keberlanjutan kepemimpinan yang progresif untuk memperkuat peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Sulasih, salah seorang pengusaha kontraktor di Kabupaten Lebak, menyatakan bahwa rekam jejak Nabil selama memimpin Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Lebak menjadi indikator utama kelayakannya. Ia meyakini Kadin akan tumbuh lebih besar di bawah kepemimpinan Nabil.
"Menurut saya sosok Nabil pas untuk menahkodai Kadin. Kita sudah paham betul lah bagaimana kepiawaian beliau menahkodai Gapensi, program jalan, anggota aman terlebih program yang digagasnya pro kepada rakyat kecil. Saya rasa pengusaha lainnya juga akan sependapat," tandas Sulasih baru-baru ini.
Nabil dianggap mampu membawa organisasi menjadi wadah yang inklusif bagi seluruh pelaku usaha, mulai dari perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga koperasi di tingkat daerah.
Dukungan serupa juga datang dari pengusaha muda Lebak, Osep Mulyawan Karis. Ia menyoroti keberhasilan Nabil dalam mengelola Gapensi yang tidak hanya fokus pada urusan internal organisasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas melalui berbagai gebrakan sosial.
"Nabil berhasil membawa Gapensi menjadi organisasi yang besar dan aktif. Banyak gebrakan yang dibuat, terutama program-program yang pro terhadap rakyat kecil dan anggota," ujar Osep, Minggu 10 Mei 2026.
Osep mencontohkan keberhasilan program Gapensi Peduli yang telah merehabilitasi puluhan rumah tidak layak huni di Lebak. Menurutnya, pengalaman memimpin organisasi pengusaha dengan jejaring yang luas merupakan modal krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain aspek kepemimpinan, kalangan pengusaha muda menaruh harapan besar agar Kadin Lebak di masa depan lebih aktif dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Hal ini dinilai penting agar pelaku usaha lokal memiliki ruang gerak yang lebih luas di tengah persaingan ekonomi saat ini.
“Jejaring beliau luas dan kiprahnya selama memimpin Gapensi cukup berhasil,” tambah Osep.
Para pelaku usaha berharap Kadin Lebak nantinya mampu bertransformasi menjadi organisasi yang lebih adaptif dan progresif. Kehadiran sosok pemimpin yang kuat diharapkan dapat menjembatani kolaborasi yang lebih intens antara dunia usaha dan kebijakan pemerintah Kabupaten Lebak guna mempercepat pemulihan serta penguatan ekonomi lokal.