TANGERANG — Kepastian itu disampaikan langsung oleh Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, saat mendatangi lokasi THM bersama warga pada Rabu (13/5) dini hari. Ia menegaskan bahwa langkah tegas akan segera diambil.
"Untuk malam ini kita police line dulu, dan besok kita pastikan akan kita tutup dan kita bongkar, sepakat teman-teman!" tegas Kapolres di hadapan warga yang telah lama mengeluhkan aktivitas tempat tersebut.
Desakan penutupan THM Sopo Sanggar bukan tanpa alasan. Warga Kampung Bugel menilai tempat hiburan malam itu telah merusak lingkungan sosial dan mengancam masa depan generasi muda setempat.
Menurut salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, THM tersebut diduga kuat menyediakan minuman keras dan layanan private yang sudah melampaui batas. "Ini sudah sangat meresahkan, apalagi lokasinya dekat dengan pemukiman," ujarnya.
Di tengah emosi warga yang memuncak, Kapolresta Tangerang mengimbau agar tidak terjadi keributan. Ia memastikan aparat berada di pihak masyarakat yang resah.
"Saya ada di pihak bapak-bapak semuanya. Sabar, habis ini saya akan rapatkan dengan forum komunikasi pimpinan daerah dan para tokoh di sini," tandas Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah.
Langkah pertama yang dilakukan aparat adalah memasang garis polisi atau police line di seluruh area THM Sopo Sanggar. Langkah ini untuk mengamankan lokasi sekaligus menghentikan operasional tempat tersebut secara permanen.
Rencananya, proses pembongkaran fisik bangunan akan dilakukan setelah rapat koordinasi dengan forum pimpinan daerah dan tokoh masyarakat. Belum ada jadwal pasti kapan pembongkaran dimulai, namun warga diminta bersabar menunggu proses hukum dan administrasi selesai.