SERANG — Pemerintah Provinsi Banten secara resmi membuka pintu bagi geliat investasi baru di wilayah selatan. Gubernur Banten Andra Soni menegaskan kesiapan Pemprov untuk memfasilitasi kebutuhan investor sesuai kewenangan yang dimiliki, demi menciptakan iklim usaha yang kondusif di Banten.
Pernyataan itu disampaikan Andra saat menerima Direktur Utama PT Bondara Global International, Mr. Cheng Chen Feng yang akrab disapa Mr. Bond, di Gedung Negara Provinsi Banten, Senin (1/6/2026). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari promosi Banten sebagai destinasi investasi yang dilakukan Andra pada gala dinner bersama alumni Cheung Kong Graduate School of Business di Jakarta pekan lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Mr. Bond memaparkan rencana pengembangan kawasan industri di Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak. Lokasi seluas 110 hektare ini dinilai strategis karena berdekatan dengan akses jalan tol meskipun belum beroperasi penuh.
"Memilih Cileles karena dekat jalan tol. Ini lokasi potensial untuk kawasan industri," jelasnya.
Bondara Global tidak hanya menggarap kawasan industri. Anak usahanya berencana membangun sejumlah sektor turunan, antara lain perumahan fabrikasi tipe 36 berbahan beton, pusat data, sekolah artificial intelligence, serta pabrik keramik, pintu, dan perlengkapan bangunan rumah.
Kepala DPMPTSP Banten Virgojanti mengungkapkan, PT Bondara Global International sudah merealisasikan investasi tahap awal sebesar Rp150 miliar di Cileles, Lebak. Angka ini menjadi sinyal keseriusan investor dalam menggarap proyek tersebut.
"Kami berharap ini jadi pintu masuk bagi investor lain. Banten punya keunggulan infrastruktur dan SDM yang siap menopang operasional usaha," kata Virgojanti.
Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim menambahkan, wilayah selatan Banten masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Dengan jumlah penduduk sekitar 13 juta jiwa, permintaan perumahan terjangkau terus meningkat.
"Pengembangan perumahan sudah sampai Cisauk. Banyak investor yang sedang membangun. Selatan Banten harus jadi prioritas pertumbuhan baru," ungkapnya.
Pemprov Banten berharap masuknya Bondara Global memicu efek berganda, yakni membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi Lebak Selatan, sekaligus memperkuat Banten sebagai poros industri dan teknologi baru di luar Tangerang Raya.
Investasi ini diharapkan membuka peluang kerja baru bagi warga sekitar, terutama di sektor konstruksi, manufaktur, dan jasa. Selain itu, pembangunan perumahan fabrikasi tipe 36 juga menjawab kebutuhan hunian terjangkau di wilayah selatan Banten.
Proses pembangunan masih dalam tahap perencanaan dan koordinasi dengan Pemprov Banten. Realisasi investasi tahap awal Rp150 miliar sudah masuk, menandakan proyek ini mulai berjalan secara bertahap.
Lokasi di Cileles, Kabupaten Lebak, dipilih karena dekat dengan akses jalan tol yang dinilai strategis untuk distribusi logistik dan mobilitas tenaga kerja. Meski belum beroperasi penuh, infrastruktur ini menjadi nilai tambah bagi investor.