Pemprov Banten Dukung Investasi Rp150 Miliar di Lebak, Kawasan Industri 110 Hektare Siap Dikembangkan

Penulis: Endra Sanjaya  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 14:23:21 WIB
Kawasan industri seluas 110 hektare di Cileles, Lebak siap dikembangkan dengan investasi Rp150 miliar.

LEBAK — Kawasan industri baru seluas 110 hektare bakal berdiri di Cileles, Kabupaten Lebak. Rencana ini diumumkan menyusul pertemuan Gubernur Banten Andra Soni dengan Direktur Utama PT Bondara Global International, Cheng Chen Feng, di Serang, Selasa.

Proyek ini merupakan tindak lanjut promosi Provinsi Banten sebagai daerah tujuan investasi pada acara makan malam alumni Cheung Kong Graduate School of Business (CKGSB) di Jakarta pekan lalu.

Lokasi Strategis Dekat Jalan Tol

Pemilihan Cileles dinilai sangat strategis karena berdekatan dengan akses jalan tol. Meskipun jalan tol tersebut belum beroperasi, investor optimistis kawasan ini akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Banten bagian selatan.

"Memilih Cileles karena dekat jalan tol meskipun belum operasional," kata Mr. Bond dalam keterangannya.

Ia menambahkan bahwa sejumlah rekan bisnis di bidang industri telah bersiap masuk saat kawasan mulai beroperasi. Langkah awal akan dimulai dengan investasi anak usaha di sektor perumahan fabrikasi tipe 36 berbahan beton utuh.

Pusat Data hingga Sekolah AI Masuk dalam Rencana

Ke depan, kawasan industri ini tidak hanya fokus pada perumahan. Rencana pengembangan mencakup pusat data, sekolah artificial intelligence (AI), serta pabrik keramik, pintu, dan berbagai perlengkapan bangunan rumah. Diversifikasi sektor ini diharapkan menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten Virgojanti mengonfirmasi realisasi awal proyek tersebut. "Nilai investasi mencapai Rp150 miliar di Cileles, Kabupaten Lebak. PT Bondara Global International sudah melaksanakan investasinya, dan kami berharap ini menjadi langkah awal yang baik bagi masuknya investor-investor lain ke Provinsi Banten," ujar Virgojanti.

DPRD: Banten Selatan Masih Punya Ruang Luas untuk Berkembang

Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim menyambut baik rencana investasi ini. Menurutnya, wilayah Banten yang berpenduduk sekitar 13 juta jiwa, khususnya di bagian selatan, masih memiliki potensi ruang yang sangat luas untuk berkembang.

"Pengembangan perumahan sudah sampai Cisauk, banyak investor yang sedang membangun. Pemerintah juga saat ini tengah mendorong pengembangan perumahan yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah," kata Fahmi.

Dukungan Pemprov: Siap Fasilitasi jika Ada Hambatan

Gubernur Andra Soni menegaskan komitmennya untuk mendukung setiap langkah investor. "Kami siap membantu sesuai dengan kewenangan apabila investor mendapatkan hambatan," ujarnya. Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemprov Banten serius mendorong iklim investasi di daerah.

Apa Dampak Investasi Ini bagi Warga Lebak?

Investasi Rp150 miliar di Cileles diproyeksikan membuka lapangan kerja baru, terutama di sektor konstruksi dan manufaktur. Kehadiran kawasan industri juga berpotensi mendorong pertumbuhan usaha mikro dan kecil di sekitarnya, mulai dari warung makan hingga jasa transportasi.

Kapan Kawasan Industri Mulai Beroperasi Penuh?

Belum ada jadwal pasti kapan kawasan industri akan beroperasi penuh. Namun, realisasi awal sudah berjalan dengan investasi tahap pertama di sektor perumahan fabrikasi. Investor menunggu kesiapan infrastruktur pendukung, termasuk jalan tol yang masih dalam proses pembangunan.

Siapa Saja Investor yang Akan Masuk ke Kawasan Ini?

Mr. Bond menyebut sejumlah rekan bisnis di bidang industri telah bersiap. Sektor yang akan masuk meliputi pusat data, sekolah AI, pabrik keramik, pintu, dan perlengkapan bangunan. Nama-nama spesifik investor belum diumumkan secara resmi.

Reporter: Endra Sanjaya
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top